Kompas.com - 03/07/2018, 21:23 WIB
Inilah Rabiot. Gurita Pasifik besar yang memprediksi dengan benar seluruh laga Jepang di babak Grup H Piala Dunia. YouTube/Hokkaido News cultural broadcastingInilah Rabiot. Gurita Pasifik besar yang memprediksi dengan benar seluruh laga Jepang di babak Grup H Piala Dunia.

TOKYO, KOMPAS.com - Seekor gurita Pasifik yang meramal dengan tepat hasil tim nasional Jepang di Piala Dunia dilaporkan mati karena dijadikan hidangan.

Rabiot si Gurita merupakan gurita Pasifik besar yang ditangkap di lepas pantai Obira, Hokkaido, sehari sebelum Jepang melakoni laga Piala Dunia pertama melawan Kolombia (19/6/2018).

Baca juga: Karena Badai, Gurita dan Bintang Laut Jatuh dari Langit

Dilansir Daily Mirror Selasa (3/7/2018), nelayan yang menangkapnya, Kimio Abe, membuat percobaan menarik dengan Rabiot.

Rabiot ditempatkan di sebuah kolam di mana diletakkan tiga keranjang berisi makanan dan bendera yang mewakili Jepang, negara lawan, dan hasil seri.

Gurita tersebut memprediksi bahwa Samurai Biru, julukan Jepang, bakal mengandaskan Kolombia, bermain imbang dengan Senegal, tetapi kalah dari Polandia di Grup H.

Kenyataannya, Makoto Hasebe dkk menang 2-1 atas Kolombia, ditahan Senegal 2-2, sebelum kandas oleh gol tunggal Jan Bednarek di pertandingan terakhir.

Jepang berhasil lolos ke fase 16 Besar karena unggul melalui sistem fair play. Sayang, mereka takluk 2-3 di tangan Belgia di fase gugur.

Sora News 24 melaporkan, fansnya terkejut ketika mengetahui gurita itu telah direbus, dan dipotong-potong oleh koki menjadi hidangan laut.

Abe juga menyatakan sangat sedih. Namun, dia berkata terpaksa menjualnya untuk membuat roda usahanya terus berputar.

Dia kini merasa terhibur dengan kehadiran seekor gurita peramal lain yang dia beri nama Rabiot Jr.

Baca juga: Cegah Petaruh Piala Dunia Bunuh Diri, Atap Apartemen di China Dikunci

"Setidaknya, saya bersyukur prediksi yang disampaikan Rabiot 100 persen benar," kata Abe seperti dikutip dari Mainichi Shimbun.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X