Cegah Gelombang Pengungsi Suriah, Jordania Tetap Tutup Perbatasan

Kompas.com - 03/07/2018, 21:20 WIB
Pintu perbatasan Ramtha, Jordania yang memisahkan wilayah negeri itu dan Suriah. AFP/KHALIL MAZRAAWIPintu perbatasan Ramtha, Jordania yang memisahkan wilayah negeri itu dan Suriah.
|

AMMAN, KOMPAS.com - AD Jordania, Selasa (3/7/2018), menegaskan bahwa perbatasan kerajaan itu dengan Suriah tetap akan ditutup, meski puluhan ribu warga Suriah yang  mengungsi menghindari serangan pasukan pemerintah tengah menuju ke perbatasan.

Komandan wilayah militer utara Jordania, Jenderal Khaled al-Massaid mengatakan, keputusan ini diambik karena pemerintah khawatir adanya penyusup di antara para pengungsi.

"Sekitar 95.000 warga Suriah kini berada di sekitar perbatasan dengan Jordania akibat operasi militer terbaru," kata Jenderal Al-Massaid.

Baca juga: Israel Menutup Pintu Perbatasan bagi Pengungsi Suriah

Pemerintah Suriah yang didukung kekuatan udara Rusia menggelar serangan sejak 19 Juni lalu untuk merebut kembali wilayah Daraa yang berdekatan dengan perbatasan Jordania.

"Perbatasan tetap ditutup dan tentara akan mengawasi ketat para pengungsi karena kami khawatir adanya penyusup bersenjata yang menyamar sebagai perempuan," ujar Al-Massaid.

Al-Massaid menambahkan, sebanyak 86 truk telah melintasi wilayah perbatasan itu selama tiga hari terakhir untuk membawakan makanan dan air bersih bagi para pengungsi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tentara Jordania mendistribusikan bantuan kemanusiaan dan menyediakan pengobatan di tiga titik di sepanjang perbatasan," tambah sang jenderal.

Sebelumnya, juru bicara  Komisioner Tinggi PBB untuk masalah HAM Liz Throssel mendesak Jordania untuk membuka perbatasan untuk para pengungsi yang kekurangan tempat berteduh.

"Kami mendesak semua pihak yang terlibat konflik untuk melindungi warga sipil di wilayah barat daya Suriah dan melindungi mereka yang mencoba mengungsi," ujar Liz.

Bulan lalu, pemerintah Jordania menegaskan tak mampu lagi menampung gelombang pengungsi Suriah dan menegaskan perbatasan utaranya tetap ditutup.

Baca juga: Yordania Akui Tak Sanggup Lagi Tampung Gelombang Pengungsi Suriah

Sekitar  650.000 orang pengungsi Suriah yang ditampung di Jordania sejak perang saudara pecah tujuh tahun lalu sudah teregistrasi PBB.

Namun, pemerintah Jordania memperkirakan angka pengungsi sesungguhnya mencapai 1,3 juta orang dan untuk merawat mereka pemerintah sudah mengucurkan dana 10 juta dolar AS.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.