Kompas.com - 03/07/2018, 19:32 WIB
Mantan perdana menteri Malaysia, Najib Razak. AFP/ROSLAN RAHMANMantan perdana menteri Malaysia, Najib Razak.

5 Desember 2015: Najib memberi keterangan terkait adanya 700 juta dolar AS yang masuk di rekening pribadinya dan SRC International, anak perusahaan 1MDB.

Baca juga: Mantan PM Malaysia Bakal Didakwa di Pengadilan Besok

2016
26 Januari 2016: Jaksa Agung Malaysia Apandi Ali membersihkan Najib dari semua tuduhan setelah menyimpulkan uang itu dari donasi keluarga Saudi.

29 Januari 2016: Jaksa penuntut Swiss meminta bantuan kepada otoritas Malaysia karena mereka percaya ada 4 miliar dolar AS, sekitar Rp 57,5 triliun, yang digelapkan.

Swiss menyatakan, "sedikit" uang itu telah ditransfer ke Swiss oleh seorang mantan pejabat Malaysia dan Uni Emirat Arab (UEA).

1 Februari 2016: Departemen Hubungan Komersial dan Otoritas Moneter Singapura mengumumkan menyita sejumlah besar uang yang diduga berhubungan dengan 1MDB.

7 Februari 2016: Menteri Luar Negeri Saudi Adel Al-Jubeir yakin uang yang masuk ke rekening Najib bukan donasi, melainkan kesepakatan bisnis.

Baca juga: DPO Kasus Korupsi 1MDB Ditangkap Polisi, Malaysia Ucapkan Terima Kasih

19 Februari 2016: 1MDB mengatakan bahwa laporan yang dikeluarkan oleh Wall Street Journal merupakan laporan palsu.

23 Maret 2016: Gubernur Bank Sentral Malaysia, Zeti Aktar Aziz, berkata dia bakal mendisiplinkan 1MDB karena gagal menunjukkan dokumen finansialnya.

31 Maret 2016: Wall Street Journal kembali merilis laporan bahwa Najib menggunakan dana dari 1MDB untuk membeli barang mewah.

7 April 2016: Dewan pemegang saham 1MDB menawarkan pengunduran diri setelah Komite Akun Publik menilai lembaga investasi itu "tidak memuaskan".

19 April 2016: Mahathir Mohamad (saat itu masih berstatus mantan PM) meminta pengadilan membekukan aset Najib.

28 April 2016: Bank Sentral Malaysia mendenda 1MDB karena gagal memenuhi arahan sesuai Aturan Layanan Finansial.

31 Mei 2016: Kementerian Keuangan Malaysia mengumumkan pembentukan dewan pemegang saham yang baru.

Baca juga: Polri Segera Deportasi DPO Malaysia Terkait Korupsi 1MDB

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.