Kompas.com - 03/07/2018, 16:44 WIB

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak bakal dibawa ke gedung pengadilan Kuala Lumpur besok Rabu (4/7/2018).

Dilansir Malaysian Insight Selasa (3/7/2018), mantan PM periode 2009 sampai 2018 itu bakal menerima dakwaan besok.

Dalam kicauan di Twitter, Malaysian Insight memberitakan dakwaan diberikan setelah penyidik mendapatkan bukti adanya aliran dana dari SRC International ke rekening bank pribadinya.

Baca juga: Najib Razak Klaim Nilai Perhiasan yang Disita Polisi Tak Realistis

SRC International merupakan anak usaha dari badan investasi yang didirikan pada 2009, 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

Terdapat aliran dana mencurigakan sebesar 10,6 juta dolar Amerika Serikat (AS), sekitar Rp 147,1 miliar, dari SRC International ke rekening pribadi Najib.

"Mohd Najib akan dituduh pada 4 Juli 2018 pada pukul 08.30 di Mahkamah Kuala Lumpur," demikian isi surat Komisi Anti-korupsi Malaysia (1MACC).

Najib sebelumnya ditangkap oleh polisi anti-rasuah di kediaman pribadi di kawasan Langgak Duta Selasa ini pukul 15.00 waktu setempat.

Setidaknya enam negara termasuk AS menyelidiki penggelapan uang di 1MDB senilai 4,5 miliar dolar AS, atau Rp 63,8 triliun.

Skandal korupsi tersebut menjungkalkan Najib dana Barisan Nasional dalam pemilu. Mereka kalah dari oposisi Pakatan Harapan di bawah pimpinan Mahathir Mohamad.

Mahathir yang naik menjadi perdana menteri berkata, terdapat cukup bukti untuk kembali memulai proses investigasi 1MDB.

Dalam penggeledahan yang dilakukan pada Mei lalu di sejumlah properti Najib, polisi menyita uang tunai, perhiasan, hingga tas mewah dari berbagai merek.

Dalam konferensi pers pekan lalu (27/6/2018), polisi mengatakan total uang dan barang yang disita bernilai 1,1 miliar ringgit, atau Rp 3,8 triliun.

Dari barang-barang yang disita, terdapat uang tunai senilai 116 juta ringgit, sekitar Rp 409,2 miliar, yang terdiri dari 26 mata uang asing.

Kemudian, terdapat 12.000 perhiasan yang terdiri dari 1.400 kalung, 2.200 cincin, 2.600 pasang anting-anting, 2.100 gelang, 1.600 bros, dan 14 tiara.

Baca Juga: Najib Razak Ditangkap Polisi Anti-korupsi di Rumahnya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.