Kompas.com - 02/07/2018, 22:33 WIB

FONTAINEBLEAU, KOMPAS.com - Sebuah sendok berbahan perak yang diyakini pernah menjadi milik Napoleon Bonaparte dilelang di sebuah rumah lelang di Perancis, Minggu (1/7/2018).

Melansir dari AFP, sendok perak tersebut pernah digunakan Napoleon selama dalam pengasingan di St Helena.

Sendok sup tersebut memiliki lambang Kekaisaran Perancis saat dijabat Napoleon. Sendok tersebut terjual dengan harga 8.375 euro atau lebih dari Rp 139 juta dalam lelang yang diadakan oleh Rumah Lelang Osenat di Fontainebleau.

Selain barang-barang milik Napoleon, rumah lelang tersebut turut melepas koleksi 18 lembar herbarium, atau tanaman kering yang diyakini adalah milik dari Josephine, istri Napoleon.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Akhir Kekuasaan Napoleon di Perancis

Koleksi herbarium tersebut terjual dengan harga 70.000 euro atau sekitar Rp 1,1 miliar.

Sebuah patung Ratu Josephine dalam busana istana kerajaan Perancis karya pematung Lyon Josep Chinard juga dilelang pada kesempatan yang sama dan laku senilai 32.500 euro (sekitar Rp 542 juta).

Satu lagi barang peninggalan kerajaan Perancis yang dilelang yakni sebuah senapan laras panjang yang diyakini pernah digunakan oleh Raja Louis XVI untuk berburu.

Senapan itu laku terjual seharga 80.000 euro atau lebih dari Rp 1,3 miliar.

Sebelumnya, sebuah topi khas milik Napoleon juga telah dilelang oleh rumah lelang De Baecque di Lyon, Perancis, pada 18 Juni lalu.

Topi yang diyakini dikenakan sang Kaisar Perancis dalam pertempuran di Waterloo sekitar 230 tahun lalu itu terjual seharga 350.000 euro atau sekitar Rp 5,6 miliar.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.