Bus di India Terjun dari Ketinggian 200 Meter, 48 Orang Tewas

Kompas.com - 01/07/2018, 16:51 WIB
Bus di India jatuh ke jurang dari ketinggian 200 meter sehingga menewaskan 48 penumpang pada Minggu (1/7/2018). (AFP via Channel News Asia) Bus di India jatuh ke jurang dari ketinggian 200 meter sehingga menewaskan 48 penumpang pada Minggu (1/7/2018). (AFP via Channel News Asia)

DHUMAKOT, KOMPAS.com - Sebanyak 48 orang tewas dan beberapa lainnya terluka akibat bus yang mereka tumpangi terjun ke jurang dari ketinggian 200 meter di wilayah Dhumakot, Uttarakhand, kawasan Himalaya, India.

Dilansir dari Times of India, Minggu (1/7/2018), korban yang meninggal terdiri dari 22 pria, 16 perempuan, dan 10 anak-anak.

Bus yang membawa sekitar 60 penumpang sedang dalam perjalanan ke Ramnagar. Namun, bus malah jatuh ke jurang.

Baca juga: Pesawat Terbang Ringan Jatuh di India, Lima Orang Tewas


Helikopter penyelamat tidak bisa mendarat ke area kecelakaan karena jarak pandang yang buruk.

"Bus kehilangan kendali dan membelok dari jalan, menuju ke lembah yang dalam," kata pejabat penanggulangan bencana, Deepesh Chandra Kala kepada AFP.

Menurut keterangannya, bus terbelah menjadi dua bagian akibat benturan keras. Gambar yang diambil dari tempat kejadian menunjukkan, bagian bawah kendaraan rusak parah.

Sementara, bagian atap bus terpisah dari badan kendaraan besar tersebut.

Perdana Menteri India Narendra Modi menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan. Dia mengaku sangat sedih atas berita kecelakaan itu.

"Saya berdoa agar mereka yang terluka dapat pulih dengan cepat. Operasi penyelamatan sedang berlangsung dan pihak berwenang menyediakan semua bantuan di lokasi kecelakaan," kicaunya.

Pihak kepolisian belum dapat menjelaskan secara rinci mengenai penyebab kecelakaan.

Namun, India memang memiliki beberapa jalan paling mematikan di dunia dan nyawa kerap melayang di area utara pegunungan India.

Baca juga: Dikejar dan Diusir Manusia, Gajah di India Stres

Lebih dari 150.000 orang tewas dalam kecelakaan setiap tahunnya di India, dengan sebagian besar kematian disebabkan oleh kondisi jalan yang buruk, kendaraan tidak terawat, dan pengemudi yang sembrono.

Pada April lalu, bus yang mengangkut pelajar ke rumah mereka di negara bagian Himachal Pradesh jatuh ke dalam jurang sehingga menewaskan 30 orang, termasuk 27 anak-anak.

Masih pada bulan yang sama, 21 orang tewas ketika truk yang mereka tumpangi jatuh dari jembatan di negara bagian Madhya Pradesh.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Internasional
Erdogan Ancam Bakal 'Hancurkan Kepala' Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Erdogan Ancam Bakal "Hancurkan Kepala" Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Internasional
ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

Internasional
Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Internasional
Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Internasional
Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Internasional
Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Internasional
Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Keluarga Belanda Tinggal 9 Tahun di Bawah Tanah | Indonesia Kembali Jadi Anggota Dewan HAM PBB

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Keluarga Belanda Tinggal 9 Tahun di Bawah Tanah | Indonesia Kembali Jadi Anggota Dewan HAM PBB

Internasional
Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Internasional
Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Internasional
Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Internasional
Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Internasional
Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Internasional
Qantas Uji Coba Penerbangan Langsung Terlama dari New York ke Sydney selama 19 Jam

Qantas Uji Coba Penerbangan Langsung Terlama dari New York ke Sydney selama 19 Jam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X