PM Irak Perintahkan Segera Eksekusi Ratusan Terpidana Mati ISIS

Kompas.com - 29/06/2018, 16:59 WIB
Ilustrasi tahanan. THINKSTOCKPHOTOSIlustrasi tahanan.

BAGHDAD, KOMPAS.com - Irak telah mengeksekusi 12 terpidana hukuman mati dari kelompok ISIS pada Kamis (28/6/2018). Langkah eksekusi itu sebagai balasan atas pembunuhan delapan orang yang ditahan kelompok teroris tersebut.

Eksekusi hukuman mati dilakukan setelah Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi memerintahkan penerapan segera terhadap para narapidana ISIS yang telah dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan.

"Sebanyak 12 teroris telah dijatuhi hukuman mati pada Kamis atas perintah perdana menteri," kata pernyataan yang dirilis kantor Perdana Menteri Abadi, Jumat (29/6/2018).

Tidak diungkapkan cara eksekusi yang dilakukan, namun di sejumlah kasus sebelumnya yang terkait dengan terorisme, eksekusi dilakukan dengan hukuman gantung.

Baca juga: Irak Klaim Bunuh Wakil Menteri Perang ISIS dalam Serangan Udara

Sebelumnya, pada Kamis (28/6/2018), Perdana Menteri Abadi telah memerintahkan agar segera dilakukannya eksekusi kepada tahanan hukuman mati ISIS setelah kelompok teroris itu membunuh delapan tahanan mereka dan membuang jenazahnya di jalan raya di Baghdad utara.

Abadi kemudian berjanji untuk segera membalas kematian delapan warga yang dibunuh ISIS tersebut.

"Pasukan keamanan dan militer kami akan melakukan pembalasan kepada sel-sel teroris ini," kata Abadi kepada pejabat militer senior dan para menteri.

"Kami berjanji akan menangkap dan membalas kepada mereka yang melakukan kejahatan ini," tambahnya.

Sebanyak delapan jenazah warga ditemukan di Tel Sharaf di provinsi Slaheddin dalam kondisi telah membusuk dan memakai rompi peledak.

Para korban tersebut diketahui enam di antaranya merupakan korban penculikan oleh ISIS, yang mereka klaim sebagai perwira polisi Irak dan anggota paramiliter Hashed al-Shaabi.

Dalam video yang diposting melalui saluran propaganda ISIS pada Sabtu (23/6/2018), mengatakan mereka akan mengeksekusi tawanan dalam waktu tiga hari jika Baghdad tidak membebaskan anggota perempuan mereka yang ditahan.

Baca juga: Pengadilan Irak Hukum Mati 300 Orang Terkait ISIS

Namun hasil autopsi yang dilakukan otoritas Irak menunjukkan bahwa para tahanan telah mati bahkan sebelum video ancaman diunggah oleh ISIS.

Sebanyak lebih dari 300 anggota ISIS, termasuk 100 perempuan, telah ditahan dan dijatuhi hukuman mati oleh Irak. Ratusan lainnya dihukum penjara seumur hidup.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X