Kompas.com - 29/06/2018, 12:40 WIB
Mantan PM Najib Razak usai menjalani pemeriksaan di Komisi Anti-Korupsi Malaysia (MACC) in Putrajaya pada 24 Mei 2018.
AFP/MOHD RASFANMantan PM Najib Razak usai menjalani pemeriksaan di Komisi Anti-Korupsi Malaysia (MACC) in Putrajaya pada 24 Mei 2018.
|

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Badan anti-korupsi Malaysia membekukan sejumlah rekening bank partai politik pimpinan Najib Razak dalam bagian penyidikan skandal keuangan 1MDB.

Sejumlah media setempat, Jumat (29/6/2018), Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO) pimpinan Najib diduga menerima kucuran danada 1MDB, yang menjadi incaran penyelidikan kasus pencucian uang di enam negara.

Pemerintah Malaysia membuka kembali penyelidikan kasus ini setelah kemenangan mengejutkan Mahathir Mohamad dalam pemilu bulan lalu.

Baca juga: Mahathir: Najib Razak Bakal Segera Dituntut Pengadilan

Kemenangan Mahathir yang menjadi oposisi itu sekaligus mengakhiri kekuasaan koalisi pimpinan UMNO yang sudah berlangsung selama 60 tahun.

Harian The Star, mengutip sejumlah sumber, melaporkan, badan anti-korupsi Malaysia (MACC) sudah membekukan dua rekening bank milik UMNO.

Ahmad Zahid Hamidi, penjabat presiden UMNO, menerima telepon dari MACC pada Kamis (28/6/2018), mengabarkan soal rencana pembekuan rekening itu.

Pemerintah AS mengatakan uang sebesar lebih dari 4,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp 64,5 triliun diselewengkan dari 1MDB.

Selain itu, hampir 700 juta dolar AS atau sekitar Rp 10 triliun  dana dari 1MDB ke rekening pribadi Najib.

Najib berulang kali membantah telah melakukan kesalahan dan bersikukuh uang sebesar 700 juta dolar AS itu merupakan donasi dari Arab Saudi.

Sejak kalah dalam pemilu, Najib dilarang meninggalkan Malaysia dan menjalani serangkaian pemeriksaan oleh MACC.

Selain itu beberapa kediaman pribadi dan keluarganya menjadi sasaran penggeledahan sebagai bagian penyelidikan kasus ini.

Baca juga: Najib Razak Klaim Nilai Perhiasan yang Disita Polisi Tak Realistis

Awal pekan ini, kepolisian Malaysia menyatakan perhiasan, tas tangan, arloji, dan benda-benda lain yang total harganya mencapai 275 juta dolar AS atau sekitar Rp 4,9 triliun disita dari sejumlah properti milik Najib dan keluarganya.

Selain berbagai benda mahal itu, polisi juga menemukan uang tunai dengan total nilai 29 juta dolar AS atau sekitar Rp 416 miliar.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber SCMP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.