Kompas.com - 29/06/2018, 08:19 WIB

ANNAPOLIS, KOMPAS.com - Seorang pria menggunakan senapan untuk menyerang dan menembak kantor surat kabar di Maryland, Amerika Serikat, Kamis (28/6/2018) sore, sehingga menewaskan lima orang.

Selain itu, beberapa orang lainnya mengalami luka serius akibat insiden tersebut.

Penembak menyerang newsroom Capital Gazette, koran lokal di Annapolis. Polisi langsung merespons dalam waktu satu menit dan segera menahan pelaku.

Tidak ada aksi tembak-menembak antara pelaku dengan karyawan surat kabar.

Polisi menyatakan, insiden penembakan terjadi ketika staf redaksi sedang melakukan rapat sore hari.

Baca juga: Insiden Penembakan Kejutkan Pengunjung Taman di Hong Kong, Satu Tewas

Kepada ABC News, petugas polisi mengatakan penembak tidak membawa dompet atau kartu identitas, dan tidak kooperatif dengan pihak berwenang saat ditangkap.

Polisi mengidentifikasi penembak tersebut menggunakan teknologi pengenal wajah. Seorang sumber bahkan menyebutkan, pelaku memutilasi jari-jarinya untuk menghindari upaya diidentifikasi.

Reporter surat kabar Capital Gazette, Phil Davis, mengatakan pelaku menembak pintu kaca menuju ke dalam kantor.

"Tidak ada yang lebih menakutkan ketimbang mendengar beberapa orang ditembak ketika sedang bekerja, dan mendengar pelaku mengisi kembali peluru," kicaunya di Twitter.

Davis menggambarkan pengalaman tersebut layaknya zona perang.

"Saya merupakan reporter kepolisian. Saya menulis tentang hal ini (aksi kriminal)," ujar Davis setelah melarikan diri dari gedung.

Gubernur Maryland Larry Hogan menyampaikan duka atas tragedi yang terjadi di Annapolis.

"Mohon perhatikan semua peringatan dan menjaulah dari daerah itu. Berdoa bagi mereka yang berada di lokasi kejadian dan untuk masyarakat kita," katanya.

Baca juga: Pornografi Disebut Penyebab Maraknya Aksi Penembakan di Sekolah AS

Presiden AS Donald Trump turut mengapresiasi petugas yang merespons insiden dengan segera.

"Pikiran dan doa saya bersama dengan para korban dan keluarganya. Terima kasih kepada First Responders yang berada di lokasi," kicaunya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber ABC News
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.