Kompas.com - 28/06/2018, 08:47 WIB
Penduduk Suriah melarikan diri dari wilayah yang dikuasai oposisi di provinsi Daraa pada Selasa (26/6/2018). (AFP/Mohamad Abazeed) Penduduk Suriah melarikan diri dari wilayah yang dikuasai oposisi di provinsi Daraa pada Selasa (26/6/2018). (AFP/Mohamad Abazeed)

DARAA, KOMPAS.com - Pasukan pemerintah Suriah meluncurkan serangan terhadap pemberontak di provinsi Daraa sehingga menyebabkan 45.000 penduduk meninggalkan rumah mereka untuk menyelamatkan diri.

Dilansir dari ABC News, Rabu (27/6/2018), PBB melaporkan 45.000 melarikan diri menuju perbatasan Yordania. Namun, pemerintah Yordania menyatakan, tidak akan membuka perbatasan bagi mereka.

Presiden Suriah Bashar Al-Assad memerintahkan serangan untuk memulihkan kendali atas bagian penting dari negaanya di perbatasan Yordania dan Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel.

Baca juga: Dua Rudal Israel Hantam Area Dekat Bandara Damaskus di Suriah

Pasukan pemerintah membuka barisan depan baru pada Selasa (26/6/2018) terhadap bagian yang dikuasai pemberontak di kota Daraa, ibu kota provinsi Daraa.

Juru bicara PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) Jens Laerke mengatakan, sejumlah warga sipil termasuk anak-anak tewas dan terluka dalam serangan tersebut.

Rumah sakit juga telah berhenti beroperasi karena terkena serangan udara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Manajer lembaga amal medis di Suriah atau UOSSM, Ahmad Al-Dbis, mengatakan sudah ada lima fasilitas dari lembaga bantuan, termasuk sebuah klinik bergerak dan pusat kesehatan. Namun, fasilitas tersebut tidak berfungsi lagi.

"Orang-orang tidak tahu mau pergi ke mana," katanya.

Juru bicara Program Pangan Dunia dari PBB Bettina Luescher menyatakan, pihaknya telah menyediakan makanan bagi 30.000 orang dan berencana untuk mengirim lebih banyak lagi ke perbatasan Yordania.

"Kami memperkirakan jumlah orang yang mengungsi bisa dua kali lipat jika kekerasan terus meningkat," ucapnya.

Baca juga: Yordania Akui Tak Sanggup Lagi Tampung Gelombang Pengungsi Suriah

Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Safadi mengatakan, Yordania akan menutup perbatasan dan PBB bisa membantu warga Suriah mengungsi di negaranya sendiri.

"Tanggapan Yordania atas Suriah selatan bertujuan untuk membendung pertumpahan darah dan membantu orang-orang yang terlantar di dalam Suriah," kicaunya di Twitter.

"Kami melakukan semua yang kami bisa untuk membantu saudara-saudara dan kami melindungi kepentingan serta keamanan kami," imbuhnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber ABC News
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.