Kompas.com - 27/06/2018, 15:08 WIB

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Kepolisian Malaysia telah mengatakan bakal segera memanggil mantan Perdana Menteri Najib Razak dan istrinya, Rosmah Mansor.

Namun, sebagaimana dilaporkan The Star Rabu (27/6/2018), sebelumnya polisi bakal memanggil satu orang untuk diinterogasi.

Kepala Departemen Penyelidikan Kejahatan Komersial (CCID) Amar Singh berujar, sosok tersebut diyakini merupakan "pemberi hadiah" Najib.

Baca juga: Total Uang dan Barang yang Disita dari Najib Bernilai Rp 3,8 Triliun

Sebab, sebelumnya Najib menjelaskan bahwa tas maupun jam tangan mewah yang dipunyai istri dan putrinya merupakan hadiah.

"Barang-barang itu hadiah, terutama milik putri saya. Hadiah juga memiliki label kapan diberikan dan dari siapa," ucapnya.

Dia menyatakan, sebagian dari barang-barang tersebut adalah hadiah pernikahan.

Selain itu, menantu laki-laki Najib, Daniyar Nazarbayev yang juga keponakan dari Presiden Kazakstan Nursultan Nazarbayev, kerap memberikan tas kepada istri Najib.

Dalam konferensi pers, Amar berujar bahwa jajarannya bakal memastikan siapa si "pemberi hadiah" yang dimaksud Najib tersebut.

"Sejauh ini, kami telah merekam lebih dari 30 pernyataan yang berkaitan dengan penyelidikan," kata Amar dalam keterangannya.

Ketika ditanyakan apakah bakal dilakukan penahanan terhadap mantan PM berumur 64 tahun itu, Amar menyanggahnya.

"Saya juga belum mendengar ada rumor yang mengatakan Najib telah ditahan sejak Selasa (26/6/2018) malam," lanjutnya.

Sebelumnya, Amar mengatakan total nilai barang yang disita dari Najib mencapai 1,1 miliar ringgit atau Rp 3,8 triliun.

Semua barang PM yang berkuasa sejak pada 2009 hingga 2018 itu disita dari enam properti pribadi dalam penggeledahan yang berlangsung Mei lalu.

Dari barang-barang yang disita, terdapat uang tunai senilai 116 juta ringgit, sekitar Rp 409,2 miliar, yang terdiri dari 26 mata uang asing.

Baca juga: Najib Razak Jelaskan Asal Muasal Uang dan Barang Mewah Milik Keluarganya

Kemudian, terdapat 12.000 perhiasan yang terdiri dari 1.400 kalung, 2.200 cincin, 2.600 pasang anting-anting, 2.100 gelang, 1.600 bros, dan 14 tiara.

Kemudian jam tangan yang diamankan berjumlah 423 dari 100 merek. Selain terdapat 234 kacamata dari 34 merek bernilai 374.000 ringgit, atau Rp 1,3 miliar.

Amar menjelaskan, polisi melakukan pemeriksaan pada 21 Mei hingga 25 Juni untuk memastikan keaslian barang-barang yang disita.

Najib menjadi sorotan atas tuduhan skandal korupsi melalui lembaga investasi 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

Setidaknya enam negara termasuk, Amerika Serikat (AS), menyelidiki penggelapan uang di 1MDB senilai 4,5 miliar dolar AS, atau Rp 63,8 triliun.

Skandal tersebut menjungkalkan Najib dan Barisan Nasional dalam pemilu. Mereka kalah dari oposisi Pakatan Harapan di bawah pimpinan Mahathir Mohamad.

Mahathir yang naik menjadi perdana menteri berkata, terdapat cukup bukti untuk kembali memulai proses investigasi 1MDB.

Baca juga: Mahathir: Mustahil Najib Razak Tidak Tahu Transaksi Dana 1MDB

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.