17 Negara Bagian AS Gugat Kebijakan Imigrasi Kontroversial Trump

Kompas.com - 27/06/2018, 13:17 WIB
Aktivis melakukan demonstrasi mengecam pemisahan anak migran oleh pemerintah AS di Los Angeles, California, Senin (18/6/2018). AFP / MARIO TAMA / GETTY IMAGES NORTH AMERICAAktivis melakukan demonstrasi mengecam pemisahan anak migran oleh pemerintah AS di Los Angeles, California, Senin (18/6/2018).

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Sebanyak 17 negara bagian di Amerika Serikat (AS) menggugat kebijakan imigrasi kontroversial Presiden Donald Trump.

Diwartakan The Independent Selasa (26/6/2018), gugatan hukum tersebut dilayangkan oleh 18 Jaksa Umum dari Partai Demokrat.

Mereka menggugat kebijakan "Toleransi Nol" Trump yang diberlakukan pada 7 Mei lalu, di mana migran anak-anak dipisahkan dari orangtuanya.

Baca juga: AS Tangguhkan Bagian Terpenting Kebijakan Imigrasi Toleransi Nol

Negara bagian yang melayangkan gugatan itu adalah Massachusetts, Delaware, Iowa, Illinois, Maryland, MInnesota, New Jersey.

Kemudian New Mexico, Carolina Utara, Oregon, Pennsylvania, Rhode Island, Vermont, dan Virginia, serta Washington District of Columbia.

BBC memberitakan, dalam gugatan yang dilayangkan, para jaksa menyebut kebijakan Toleransi Nol itu "kejam dan melanggar hukum".

Selain itu, kebijakan tersebut dianggap merupakan "penghinaan" terhadap upaya negara bagian melestarikan hubungan orangtua-anak.

Penggugat berharap pengadilan bisa memerintahkan agar kebijakan itu dianggap bertentangan dengan Konstitusi AS sehingga harus dibatalkan.

Mereka juga tidak memercayai keputusan eksekutif yang ditandatangani oleh Trump pada 20 Juni yang berjanji bakal mempersatukan migran anak dengan orangtua mereka.

Dalam gugatan itu, keputusan eksekutif Trump tidak mengharuskan berakhirnya kebijakan memisahkan migran anak-anak dari orangtua mereka.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X