Total Uang dan Barang yang Disita dari Najib Bernilai Rp 3,8 Triliun

Kompas.com - 27/06/2018, 11:47 WIB
Najib Razak ketika masih menjadi Perdana Menteri Malaysia ketika melakukan kampanye di Pahang (6/5/2018). Koalisinya, Barisan Nasional, kalah dari oposisi Pakatan Harapan pada pemilu Rabu (9/5/2018). AFP PHOTO/MOHD RASFANNajib Razak ketika masih menjadi Perdana Menteri Malaysia ketika melakukan kampanye di Pahang (6/5/2018). Koalisinya, Barisan Nasional, kalah dari oposisi Pakatan Harapan pada pemilu Rabu (9/5/2018).

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com — Kepolisian Malaysia mengumumkan total nilai uang dan barang mewah yang disita dari mantan Perdana Menteri Najib Razak.

Kepala Departemen Investigasi Kejahatan Komersial (CCID) Amar Singh berkata, total nilai barang yang disita mencapai 1,1 miliar ringgit atau Rp 3,8 triliun.

"Ini adalah penyitaan terbesar dalam sejarah Malaysia," kata Amar dalam konferensi pers dilansir Channel News Asia Rabu (27/6/2018).

Baca juga: Mahathir: Dakwaan untuk Menjerat Najib Sedang Disiapkan

Semua barang PM yang berkuasa sejak pada 2009 hingga 2018 itu disita dari enam properti pribadi dalam penggeledahan yang berlangsung Mei lalu.

Dari barang-barang yang disita, terdapat uang tunai senilai 116 juta ringgit, sekitar Rp 409,2 miliar, yang terdiri dari 26 mata uang asing.

Kemudian, terdapat 12.000 perhiasan yang terdiri dari 1.400 kalung, 2.200 cincin, 2.600 pasang anting-anting, 2.100 gelang, 1.600 bros, dan 14 tiara.

AFP memberitakan, perhiasan paling mahal yang disita dari istri Najib, Rosmah Mansor, bernilai 6,4 juta ringgit atau Rp 22,5 miliar.

Selain itu, polisi juga menyita ratusan tas dari berbagai merek dan sejumlah besar jam tangan dari kediaman Najib.

Amar melanjutkan, saat ini seluruh barang sitaan tersebut telah disimpan di Bank Negara. "Kami bakal segera memanggil Najib dan Rosmah untuk diinterogasi," tuturnya.

Najib menjadi sorotan atas tuduhan skandal korupsi melalui lembaga investasi 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

Setidaknya enam negara termasuk, Amerika Serikat (AS), menyelidiki penggelapan uang di 1MDB senilai 4,5 miliar dolar AS, atau Rp 63,8 triliun.

Skandal tersebut menjungkalkan Najib dan Barisan Nasional dalam pemilu. Mereka kalah dari oposisi Pakatan Harapan di bawah pimpinan Mahathir Mohamad.

Mahathir yang naik menjadi perdana menteri berkata, terdapat cukup bukti untuk kembali memulai proses investigasi 1MDB.

Baca juga: Mahathir: Malaysia Siapkan Dakwaan Berlapis untuk Najib Razak

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X