Kompas.com - 27/06/2018, 10:42 WIB
|

NEW YORK, KOMPAS.com — Kekacauan terjadi di Bandara Internasional John F Kennedy (JFK) setelah pilot pesawat milik maskapai JetBlue secara tak sengaja melaporkan adanya pembajakan.

Alhasil puluhan mobil polisi, ambulans, serta petugas FBI mengepung pesawat yang mendarat di bandara itu pada Selasa (26/6/2018) malam.

Pesawat Airbus A320 dengan nomor penerbangan 1623 itu seharusnya meninggalkan bandara JFK menuju ke Los Angeles pada pukul 19.30 waktu setempat.

Saat pesawat sedang melakukan taxi dari terminal menuju ke landasa pacu, pilot melaporkan masalah para peralatan radio di kokpit kepada menara pengendali.

Baca juga: Gara-gara Penumpang Mengamuk, JetBlue Lakukan Pendaratan Darurat

Namun, sang pilot secara tak sengaja menggunakan kode permintaan bantuan untuk pembajakan. Demikian sumber kepolisian kepada harian The New York Post.

Akibatnya, para penumpang kemudian dikagetkan dengan aksi para penegak hukum yang mengepung pesawat tersebut.

"Saya sedang berada di dalam penerbangan Jet Blue di Bandara JFK yang mengalami masalah komunikasi yang berujung pada krisis keamanan. Sebanyak 10 personel polisi bersenjata lengkap naik ke kabin dan baru saja pergi. Setelah 1,5 jam di landasan pacu pesawat ditarik lagi ke terminal. Wow," kata Tony Schwartz, seorang penumpang.

Penumpang lainnya, Alexa Curtis, menggunggah foto saat para penumpang mengangkat tangan ke udara saat polisi menyerbu ke dalam kabin.

"Wow, mimpi terburuk saya. (JetBlue) JFK ke LAX sekarang, sejujurnya saya berpikir akan mati. Saya masih hidup terima kasih Tuhan," kata Alexa lewat akun Twitter-nya.

Sementara itu, manajemen JetBlu membenarkan adanya "alarm salah", tetapi tidak memberikan penjelasan lebih rinci.

"Beberapa saat sebelum berangkat, penerbangan 1623 dari JFK New York menuju Los Angeles mengalami masalah radio yang membuat kru tak bisa berkomunikasi dan mengirim kabar yang salah ke menara JFK," kata juru bicara JetBlue, Paula Acevedo.

Baca juga: Diserang Burung, Pesawat JetBlue Mendarat Darurat di New York

"Di saat masalah komunikasi bisa diatasi lewat saluran alternatif, pemerintah terlanjur memberikan respons. Pesawat sudah dinyatakan aman dan dikembalikan ke terminal untuk pemeriksaan," tambah Paula.

Juru bicara Bandara JFK, Lenis Rodrigues, menegaskan, pemeriksaan sudah dilakukan dan pesawat itu dinyatakan aman. Kini insiden tersebut sedang diselidiki Badan Penerbangan Federal (FAA).


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Mirror


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.