Kompas.com - 26/06/2018, 18:38 WIB
|

NAIROBI, KOMPAS.com - Seorang pria Kenya dipenjara setelah terbukti menjual daging kucing untuk bahan pembuat samosa.

Samosa adalah kudapan semacam pangsit yang digoreng atau direbus yang biasanya diisi sayuran atau daging.

James Kimani, nama pria itu, mengaku telah membunuh lebih dari 1.000 ekor kucing untuk dijual dagingnya ke para pedagang pasar dan hotel di Nakuru, kota keempat terbesar di Kenya.

Baca juga: Di Vietnam, Daging Kucing Jadi Santapan Favorit

Kimani ditangkap pada Minggu (24/6/2018) setelah dikeroyok massa yang memergoki dia tengah menguliti seekor kucing di dekat rumah sakit kota Nakuru.

Di kantor polisi, pria berusia 34 tahun mengaku telah membunuh kucing untuk dijual dagingnya.

Dalam  sidang yang digelar pada Senin (25/6/2018), hakim kemudian menjatuhkan hukuman tiga tahun penjara untuk Kimani.

"Saya mulai menjual daging kucing sejak 2012 setelah saya melihat banyak penjual samosa yang membutuhkan daging," kata Kimani.

"Kepada pelanggan saya katakan mendapatkan daging dari Gioto (sebuah tempat pembuangan) tetapi mereka tidak tahu yang saya jual adalah daging kucing," tambah dia.

Seorang warga kota Nakuru, Maina Saitoti mengatakan, sejumlah pejalan kaki memergoki Kimani sedang menguliti seekor kucing di jalanan.

Warga yang marah kemudian mengeroyok pria itu sebelum kemudian polisi datang dan mengamankan Kimani.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.