Kompas.com - 25/06/2018, 15:39 WIB

TEL AVIV, KOMPAS.com - Militer Israel dilaporkan menembakkan sistem pertahanan rudal Patriot ke arah perbatasan dengan Suriah.

Diwartakan Daily Mirror Minggu (24/6/2018), rudal bikinan Amerika Serikat (AS) itu diluncurkan menuju sebelah utara Israel.

Dalam keterangan resmi, militer Israel menyatakan rudal Patriot menargetkan pesawat nirawak (drone) yang mendekat dari perbatasan Suriah.

Baca juga: Ketika Pangeran William dan Putra Mahkota Yordania Nobar Piala Dunia

"Sistem radar dan sistem pertahanan anti-serangan udara mendeteksi obyek asing itu sebelum mendekati wilayah kami," ulas Israel.

Militer melanjutkan, rudal tersebut tidak menghancurkan sasarannya setelah pesawat drone itu memutuskan untuk mundur.

"Kami tidak akan membiarkan pelanggaran terhadap kedaulatan Israel, dan bakal bertindak jika ada usaha untuk melukai warga kami," lanjut militer.

Kabar peluncuran itu terjadi jelang kunjungan anggota keluarga Kerajaan Inggris, Pangeran William, melakukan kunjungan ke Timur Tengah.

Tur di Timur Tengah dimulai dengan kunjungan Pangeran William ke Yordania selama dua hari, kemudian dilanjut ke Israel dan Palestina.

Di Israel, dia bakal bertemu dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Adapun di Ramallah dia akan bertatap muka dengan Presiden Mahmoud Abbas.

Pangeran dengan gelar Duke of Cambridge itu bakal menjadi anggota Kerajaan Inggris pertama yang mengunjungi dua wilayah tersebut.

Pangeran William berkata, dia tidak sabar untuk mengunjungi dua tempat itu. Namun, dia sadar kunjungannya terjadi saat tensi Israel-Palestina tengah memanas.

Tercatat ada 123 orang tewas dan 14.000 terluka karena warga Palestina bentrok dengan pasukan Israel di perbatasan sejak 30 Maret lalu.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) dalam kicauannya di Twitter menyatakan bakal meningkatkan keamanan saat pewaris kedua tahta Kerajaan Inggris itu datang.

Baca juga: Relawan Medis Wanita Palestina Tewas Ditembak Pasukan Israel

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.