Dipastikan Menang Pemilu, Erdogan Berjanji Bakal Membebaskan Suriah

Kompas.com - 25/06/2018, 14:31 WIB
Presiden Petahana Turki, Recep Tayyip Erdogan, menyapa para pendukungnya setelah hampir dipastikan menang dalam pemilu Minggu (24/6/2018). Anadolu via Daily MirrorPresiden Petahana Turki, Recep Tayyip Erdogan, menyapa para pendukungnya setelah hampir dipastikan menang dalam pemilu Minggu (24/6/2018).

ANKARA, KOMPAS.com - Presiden Petahana Turki, Recep Tayyip Erdogan, menyapa para pendukungnya setelah pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu).

Diwartakan Daily Mirror Minggu (24/6/2018), Erdogan menyapa pendukungnya setelah dia hampir dipastikan memenangkan pemilu setelah meraup 52,5 persen.

Juru bicara Dewan Pemilu Tinggi (YSK), Saudi Guven, menyatakan, total suara yang sudah masuk dilaporkan mencapai 99 persen.

Baca juga: Raih Suara Mayoritas, Erdogan Dipastikan Kembali Jabat Presiden Turki

"Mulai besok (Senin) kami bakal memulai memenuhi janji yang kami buat kepada rakyat," kata Erdogan saat berpidato di markas Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP).

Pemimpin berusia 64 tahun tersebut secara tersirat menyatakan bakalan meneruskan operasi militer Turki ke Suriah.

"Kami bakal berusaha membebaskan tanah Suriah, sehingga 3,5 juta pengungsi di Turki bisa pulang ke rumah mereka," kata Erdogan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mantan Perdana Menteri yang menjabat sejak 2003-2014 itu juga meminta kepada aparat penegak hukum untuk bertindak lebih keras kepada para pelaku terorisme.

Di bawah konstitusi baru yang disahkan pada 2017, kemenangan Erdogan di pemilu ini bisa mengantarkannya menjabat hingga 2028.

Pesaing kuat Erdogan dari Partai Rakyat Republik (CHP), Muharrem Ince, berada di peringkat kedua dengan perolehan 31,7 persen.

Jika Erdogan resmi disahkan menjadi presiden, dia bakal menghapus jabatan perdana menteri sehingga memberinya kewenangan langsung menunjuk pejabat senior.

"Kemenangan pemilu ini diperlukan untuk mempercepat reformasi dalam sistem pemerintahan," kata Wakil Perdana Menteri Mehmet Simsek di Twitter.

CHP dilaporkan belum mengumumkan kekalahan. Namun mereka sempat menyatakan bakal meneruskan perjuangan demokrasi ini "apapun hasilnya".

Baca juga: Erdogan Klaim Raih Kemenangan dalam Pemilu Turki

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.