Uni Emirat Arab Siap Dukung Penarikan Mundur Pemberontak Yaman

Kompas.com - 24/06/2018, 23:12 WIB
Menteri Urusan Luar Negeri UEA, Anwar Gargash. AFP / KARIM SAHIBMenteri Urusan Luar Negeri UEA, Anwar Gargash.

ABU DHABI, KOMPAS.com - Uni Emirat Arab ( UEA) menyatakan siap memberikan dukungan dan membantu kelompok pemberontak Yaman jika mereka bersedia menarik pasukannya tanpa syarat dari kota Hodeidah.

Angkatan bersenjata UEA, yang bersama koalisinya telah mendukung pasukan pro-pemerintah Yaman dalam merebut kendali bandara Hodeidah, menyatakan siap mendukung upaya diplomatik Houthi jika ingin menarik mundur pasukannya.

Namun demikian, penarikan tanpa syarat pasukan pemberontak oleh Houthi harus dilakukan dari seluruh wilayah kota Hodeidah, dan bukan hanya terbatas di dermaga utamanya.

"Koalisi akan mencapai tujuannya yakni membebaskan kota, termasuk pelabuhan," kata Menteri Urusan Luar Negeri UEA, Anwar Gargash dalam twitnya, Sabtu (23/6/2018).

Baca juga: Pemberontak Houthi Bersumpah Rebut Kembali Bandara Hodeidah

Koalisi Arab yang dipimpin Arab Saudi dan UEA telah mengintervensi perang sipil di Yaman sejak 2015.

"Sementara itu, koalisi juga akan mendukung segala upaya untuk mengamankan proses penarikan pasukan secara damai dan tanpa syarat oleh para pemberontak," tambahnya dilansir AFP.

Pasukan pemerintah Yaman yang didukung UEA telah mulai melancarkan serangan ke kota pelabuhan Hodeidah sejak Rabu (13/6/2018) dan menyerang bandara yang tak digunakan.

Setelah melakukan peperangan sengit dengan pemberontak Houthi selama hampir sepekan, pasukan pro-pemerintah akhirnya dapat menguasai bandara Hodeidah.

Utusan PBB, Martin Grifftihs telah kembali mengupayakan diplomasi dengan pemberontak dan pemerintah Yaman meski sebelumnya upaya dialog telah gagal.

"Konsultasi dengan semua pihak harus dilakukan demi menghindari konfrontasi militer di Hodeidah dan secepatnya kembali ke meja perundingan," kata kantor utusan PBB.

Sementara pemberontak menyatakan bersedia menyerahkan kendali atas pelabuhan Hodeidah kepada PBB, tetapi bersumpah akan tetap mempertahankan pasukannya di dermaga dan seluruh kota Laut Merah.

Baca juga: Kelompok Houthi Isyaratkan Serahkan Kendali Pelabuhan Hodeidah ke PBB

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus 2 Remaja Tewas Ditabrak Mobil di Jakarta, Bagaimana Hukum Penggunaan Skuter Listrik di Negara Lain?

Kasus 2 Remaja Tewas Ditabrak Mobil di Jakarta, Bagaimana Hukum Penggunaan Skuter Listrik di Negara Lain?

Internasional
Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Malah Salahkan Korban

Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Malah Salahkan Korban

Internasional
Tukang Pijat asal Indonesia Dirampok dan Diperkosa, Polisi Malaysia Tangkap Pria 31 Tahun

Tukang Pijat asal Indonesia Dirampok dan Diperkosa, Polisi Malaysia Tangkap Pria 31 Tahun

Internasional
Bayi 2 Tahun di Toronto Tewas Setelah Kejatuhan AC

Bayi 2 Tahun di Toronto Tewas Setelah Kejatuhan AC

Internasional
Mantan Presiden Bolivia Evo Morales Mengaku Kepalanya Dihargai Rp 703 Juta

Mantan Presiden Bolivia Evo Morales Mengaku Kepalanya Dihargai Rp 703 Juta

Internasional
Pemadam Kebakaran Hutan Australia Kirim Pesan Menyentuh ke Pemilik Rumah yang Mereka Selamatkan

Pemadam Kebakaran Hutan Australia Kirim Pesan Menyentuh ke Pemilik Rumah yang Mereka Selamatkan

Internasional
Dokter Keluarkan Potongan Kertas yang Masuk di Mata Gadis 7 Tahun Ini

Dokter Keluarkan Potongan Kertas yang Masuk di Mata Gadis 7 Tahun Ini

Internasional
Meski Hamil 14 Pekan, Wanita Ini Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan Australia

Meski Hamil 14 Pekan, Wanita Ini Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan Australia

Internasional
Dunia Internasional Puji Cara Indonesia Perlakukan Napi Teroris

Dunia Internasional Puji Cara Indonesia Perlakukan Napi Teroris

Internasional
Sungai di Korea Selatan Berubah Merah karena Terkena Darah Babi

Sungai di Korea Selatan Berubah Merah karena Terkena Darah Babi

Internasional
Venesia Dilanda Banjir akibat Gelombang Pasang Tertinggi dalam 50 Tahun Terakhir

Venesia Dilanda Banjir akibat Gelombang Pasang Tertinggi dalam 50 Tahun Terakhir

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Bocah 10 Tahun Hamil Diperkosa Kakak | Penyebab Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

[POPULER INTERNASIONAL] Bocah 10 Tahun Hamil Diperkosa Kakak | Penyebab Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Guru di AS Ini Terekam Pukul Murid Berkebutuhan Khusus hingga Tersungkur

Guru di AS Ini Terekam Pukul Murid Berkebutuhan Khusus hingga Tersungkur

Internasional
Pria Ini Ditangkap dan Diborgol karena Makan Sandwich Saat Menunggu Kereta

Pria Ini Ditangkap dan Diborgol karena Makan Sandwich Saat Menunggu Kereta

Internasional
Kucing Pahlawan Ini Selamatkan Bayi 1 Tahun Sebelum Jatuh dari Tangga

Kucing Pahlawan Ini Selamatkan Bayi 1 Tahun Sebelum Jatuh dari Tangga

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X