Polisi Kamboja Bongkar Bisnis Ilegal Penyewaan Rahim

Kompas.com - 24/06/2018, 17:23 WIB
Ilustrasi ibu hamil NataliaDeriabinaIlustrasi ibu hamil

PHNOM PENH, KOMPAS.com - Pihak berwenang Kamboja melakukan penggerebekan di sebuah lokasi penyedia jasa penyewaan rahim di Phnom Penh, pada Jumat (22/6/2018) malam.

Dalam penggerebekan, petugas menahan lima orang tersangka, termasuk seorang warga negara China.

Bersama mereka turut ditahan sebanyak 33 perempuan yang diyakini bertugas menyewakan rahim mereka untuk melahirkan anak untuk pasangan klien.

"Kami mendapati 33 perempuan yang berperan sebagai ibu pengganti. Beberapa telah melahirkan dan beberapa masih dalam kondisi hamil," kata Kepala Unit Anti-perdagangan Manusia Kepolisian Phnom Penh, Keo Thea kepada AFP, Sabtu (23/6/2018).

Ditambahkan Thea, para perempuan tersebut dijanjikan bayaran hingga 10.000 dolar AS (sekitar Rp 140 juta) untuk mengandung hingga melahirkan anak dari klien, yang kebanyakan adalah pasangan asal China.

Baca juga: Ibu Hamil di Malaysia Pingsan dan Jatuh ke Rel LRT

Sejak dilonggarkannya kebijakan satu anak di China dua tahun lalu, permintaan terhadap klinik-klinik kesuburan mengalami lonjakan.

Sebanyak 90 juta perempuan China menjadi memenuhi syarat untuk memiliki lebih dari satu anak setelah dihapuskannya aturan tersebut.

Namun beberapa pasangan memilih menggunakan jasa ibu pengganti yang telah dianggap ilegal di China dan memaksa pasangan tersebut mencari ibu pengganti di luar negeri.

Negara-negara di Asia Tenggara menjadi tujuan populer pasangan yang mencari jasa ibu pengganti, dengan biaya medis yang murah dan jumlah perempuan muda miskin cukup banyak.

Meski demikian, banyak negara yang kemudian melarang praktik tersebut yang dianggap mengeksploitasi perempuan miskin.

Pemerintah Kamboja sendiri telah melarang praktik jasa ibu pengganti pada 2016, setelah makin banyak laporan akan praktik tersebut.

"Para perempuan ini akan dikirim ke Departemen Sosial selama menunggu investigasi, sementara kelima tersangka akan hadir di persidangan besok," kata Thea.

Baca juga: Ibu Hamil di AS Tak Sengaja Ditembak Putrinya yang Berusia 3 Tahun



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X