Kompas.com - 22/06/2018, 19:40 WIB
Delegasi Korea Selatan bertemu dengan perwakilan Korea Utara di resor Gunung Kumgang, Jumat (22/6/2018), membahas agenda reuni keluarga yang terpisah. AFP / HANDOUT / SOUTH KOREAN UNIFICATION MINISTRYDelegasi Korea Selatan bertemu dengan perwakilan Korea Utara di resor Gunung Kumgang, Jumat (22/6/2018), membahas agenda reuni keluarga yang terpisah.

SEOUL, KOMPAS.com - Dua delegasi Korea mencapai kata sepakat untuk melangsungkan agenda reuni bagi keluarga yang dipisahkan Perang Korea pada Agustus mendatang.

Dalam pembahasan yang dilangsungkan di resor Gunung Kumgang, Korea Utara pada Jumat (22/6/2018), delegasi Seoul dan Pyongyang telah menetapkan reuni akan digelar selama sepekan, mulai 20 hingga 26 Agustus 2018.

"Reuni akan diadakan dari tanggal 20 hingga 26 Agustus 2018 dan akan diikuti 100 peserta yang akan dipilih dari masing-masing pihak," demikian hasil pertemuan yang ditulis dalam pernyataan bersama yang dirilis Kementerian Unifikasi Korea Selatan.

Reuni antarkeluarga yang terpisah itu akan menjadi yang pertama sejak terakhir kali digelar pada Oktober 2015.

Baca juga: Delegasi Dua Korea Bahas Rencana Reuni Keluarga yang Terpisah

Dilaporkan AFP, kesepakatan menggelar reuni ini juga menjadi langkah terbaru kedua Korea dalam mencairkan hubungan diplomatik yang sempat memanas lantaran program nuklir Pyongyang.

Delegasi dari Korea Selatan akan memulai inspeksi terhadap resor Gunung Kumgang, yang menjadi lokasi reuni, mulai pekan depan.

Selanjutnya kedua pihak diharapkan sudah akan saling menyerahkan daftar akhir peserta pada 4 Agustus mendatang.

Jutaan orang telah dipaksa berpisah dengan keluarga mereka selama berlangsungnya Perang Korea pada 1950 hingga 1953, yang berakhir terputusnya dua wilayah.

Saat ini diperkirakan hanya tersisa sekitar 57.000 orang yang masih hidup dan terdaftar di Palang Merah Korea Selatan dengan sebagian besar telah berusia di atas 70 tahun.

Sebagian besar lainnya sudah meninggal tanpa sempat bertemu dan berkumpul kembali dengan kerabatnya yang ada di sisi lain perbatasan.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.