Kim Jong Un Sebut Pyongyang dengan Beijing Sudah seperti Keluarga

Kompas.com - 21/06/2018, 19:16 WIB
Foto yang dirilis kantor berita Korea Utara, KCNA, bertanggal 20 Juni 2018, menunjukkan Presiden China Xi Jinping (kiri) yang bersalaman dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. AFP / KCNA via KNSFoto yang dirilis kantor berita Korea Utara, KCNA, bertanggal 20 Juni 2018, menunjukkan Presiden China Xi Jinping (kiri) yang bersalaman dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

PYONGYANG, KOMPAS.com - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menunjukkan hubungannya yang semakin erat dengan Presiden China Xi Jinping, usai kembali dari kunjungannya yang ketiga dalam tiga bulan terakhir ke Beijing.

Kim kembali menemui Presiden Xi dalam kunjungan dua hari hingga Rabu (20/6/2018). Pada kesempatan pertemuan itu Kim menyampaikan pada Presiden Xi hubungan kedua negara yang sudah seperti keluarga.

Kunjungan ketiga Kim ke Beijing itu dilakukan hanya selang sepekan usai pertemuannya dengan Presiden AS Donald Trump di Singapura.

"Kunjungan ke China kali ini menjadi kesempatan untuk memperdalam persahabatan antara saudara Sekretaris Jenderal (Xi) dengan saya, dan memajukan hubungan antara DPRK (Korea Utara) dengan China," kata Kim seperti dikutip Xinhua.


Baca juga: Kim dan Xi Bertemu Bahas Peran China di Semenanjung Korea

Kim menyebut Presiden Xi dengan kapasitasnya sebagai ketua Partai Komunis China yang berkuasa.

Intensitas pertemuan kedua pemimpin yang tergolong tinggi itu menunjukkan hubungan antarnegara, yang meski tak terlibat langsung dalam pertemuan Trump-Kim, namun China terbukti masih berpengaruh.

Kantor berita Korea Utara, KCNA, mengutip ucapan Xi yang mengatakan hubungan kedua negara telah berkembang ke tahap selanjutnya.

Dalam kunjungan ketiganya itu, Kim didampingi pejabat tinggi bidang ekonomi, yang juga adalah perdana menteri Korea Utara, Pak Pong Ju.

Bagi Pak Pong Ju (79), ini adalah kali pertama dia menjejakkan kaki ke China. Dia mendampingi Kim mengunjungi Akademi Ilmu Pertanian.

Bidang Ekonomi

Para pakar melihatnya sebagai ambisi Kim untuk meningkatkan hubungan ekonomi dengan Beijing.

Juru bicara Kementerian Unifikasi Korea Selatan, Baek Tae-hyun menyebut keterlibatan Pak Pong Ju menunjukkan Pyongyang telah melebarkan tim perundingannya.

Baca juga: Kim Jong Un Berkunjung Ke China Selama Dua Hari

Mantan Duta Besar Korea Selatan untuk Rusia, Wi Sung-rak menyebut keikutsertaan Pak Pong Ju dalam tim yang dibawa Kim kali ini membuktikan jika Korea Utara tengah membangun momentum untuk pengembangan ekonomi.

"Ekonomi sepertinya menjadi salah satu bidang ketertarikan utama Kim saat ini, selain juga upaya bekerja sama dengan China untuk dapat mengakhiri sanksi PBB," kata Wi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber SCMP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

Internasional
Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

Internasional
Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

Internasional
Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

Internasional
Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Internasional
Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung 'Teroris' di Suriah

Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung "Teroris" di Suriah

Internasional
Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Internasional
Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Internasional
Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Internasional
Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak 'Rahasiakan' Halaman Depan

Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak "Rahasiakan" Halaman Depan

Internasional
Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Internasional
Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Internasional
Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Internasional
Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Internasional
Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X