Biografi Tokoh Dunia: Benazir Bhutto, Perempuan Pemimpin Pakistan

Kompas.com - 21/06/2018, 18:12 WIB

Dia disibukkan kegiatan kampanye di Rawalpindi pada 27 Desember 2007 untuk mengikuti pemilu berikutnya.

Hari itu menjadi nahas baginya, sebab dia tewas dibunuh orang yang melepaskan tembakan ke arah Benazir. Setelah membunuh dia, pelaku meledakkan dirinya dengan bom.

Serangan tersebut menewaskan 28 orang dan melukai 100 lainnya. Pelaku menyerang setelah dia berpidato di depan ribuan pendukungnya.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: Muammar Gaddafi, Diktator Libya yang Digulingkan

Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Pakistan menyatakan, Benazir tewas bukan karena terkena peluru atau pecahan peluru, melainkan kepalnya mengenai bagian sunroof dari mobilnya.

Ratusan ribu pelayat memberi penghormatan terakhir bagi Benazir Bhutto pada 28 Desember 2007. Dia dimakamkan di makam keluarganya di Garhi Khuda Bakhsh, provinsi Sindh.

Presiden mengumumkan masa berkabung selama tiga hari.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kekacauan Pakistan

Kematian Benazir menenggelamkan Pakistan ke dalam pusaran kekacauan. Para pendukung yang marah mengamuk di beberapa kota, membakar mobil, kereta api, dan toko-toko, sehingga menyebabkan 23 orang tewas.

Pada 2 Januari 2008, komisi pemilu Pakistan mengumumkan, pemilu parlemen akan ditunda selama enam pekan sampai 18 Februari 2008.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: Muhammad Ali, Sang Legenda Tinju Dunia

Penguasa militer Pakistan Pervez Musharraf ditempatkan sebagai tahanan rumah ketika kembali ke negara itu pada April 2013.

Dia dituduh menjadi bagian dalam rencana pembunuhan Benazir Bhutto dan tidak memberinya keamanan yang memadai.

Kasus kematian Benazir mengalami kemunduran serius ketika jaksa penuntut utama, Chaudhry Zulfiqar, ditembak mati di mobilnya dalam perjalanan menuju sidang untuk Musharraf.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.