Kompas.com - 21/06/2018, 18:12 WIB

Menang pemilu

Kediktatoran Zia ul-Haq berakhir ketika dia terbunuh dalam kecelakaan pesawat pada 1988.

Benazir terpilih sebagai perdana menteri, hampir tiga bulan setelah melahirkan anak pertamanya. Dia menjadi perdana menteri perempuan pertama di sebuah negara muslim pada 1 Desember 1988.

Dia tidak dapat berbuat banyak untuk memerangi kemiskinan Pakistan yang tersebar luas, korupsi di kalangan pemerintahan, dan meningkatnya kejahatan.

Pada Agustus 1990, Presiden Pakistan Ghulam Ishaq Khan menggugurkan pemerintahannya atas tuduhan korupsi dan penyimpangan lainnya.

Presiden memerintahkan pemilihan umum baru. Namun, PPP mengalami kekalahan dalam pemilu Oktober 1990 sehingga Benazir memimpin oposisi parlementer.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: Walt Disney, Pelopor Kartun Animasi

PPP memenangkan pemilu pada Oktober 1992, dan Benazir kembali menjadi kepala pemerintahan koalisi.

Lagi-lagi, pemerintahan Benazir dituduh melakukan korupsi, dianggap salah mengurus perekonomian, dan menurunnya penegakan hukum. Presiden Farooq Leghari menghentikan pemerintahan Benazir.

Pengasingan

Ketika berada di pengasingan di Inggris dan Dubai, dia dijatuhi hukuman tiga tahun penjara pada 1999 atas tindakan korupsi.

Benazir tetap mengendalikan partainya dari luar negeri dan ditegaskan kembali sebagai pemimpin PPP pada 2002.

Dia kembali ke Pakistan pada 18 Oktober 2007, setelah Presiden Musharraf memberikan pengampunan atas semua tuduhan korupsi.

Setelah 8 tahun di pengasingan, kembalinya Benazir ke Pakistan disambut serangan bunuh diri yang menewaskan 136 orang. Dia selamat dalam teror tersebut karena terlingungi oleh kendaraan lapis baja.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: Che Guevara, Simbol Revolusi Dunia

Benazir menyebut insiden itu sebagai hari paling gelap di Pakistan. Presiden memberlakukan keadaan darurat pada 3 November 2007.

Penyerang melepas tembakan sebelum meledakkan diri. (BBC) Penyerang melepas tembakan sebelum meledakkan diri. (BBC)
Penembakan

Halaman:
Baca tentang
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.