Mugabe Kembali Jalani Pemeriksaan Medis di Singapura

Kompas.com - 20/06/2018, 23:50 WIB
Mantan Presiden Zimbabwe Robert Mugabe. AFP / PHILL MAGAKOEMantan Presiden Zimbabwe Robert Mugabe.

SINGAPURA, KOMPAS.com - Mantan Presiden Zimbabwe, Robert Mugabe dilaporkan kembali melakukan perjalanan ke Singapura untuk menjalami pemeriksaan medis.

Diberitakan harian swasta lokal, NewsDay dan dilansir AFP, Rabu (20/6/2018), mantan presiden berusia 94 tahun tersebut diterbangkan ke luar negeri sejak dua pekan lalu.

Kondisi kesehatan Mugabe diketahui tengah menurun. Bahkan tekanan darahnya sempat naik hingga level yang membahayakan nyawanya.

Namun menurut sumber lain yang tidak diungkapkan harian tersebut, pemeriksaan yang dijalani Mugabe hanya pemeriksaan rutin dan telah dijadwalkan sebelumnya. Sementara gangguan kesehatan yang dialami mantan presiden tidak terlalu serius.


Baca juga: Kasus Korupsi Berlian Rp 208 Triliun, Parlemen Zimbabwe Panggil Mugabe

Mantan ibu negara, Grace Mugabe dilaporkan turut mendampingi sang suami dalam perjalanan ke Singapura.

Ditulis media tersebut, Mugabe juga mengalami masalah pada matanya dan sebelumnya telah didiagnosis menderita katarak.

Tidak ada pejabat maupun anggota keluarga dekat yang bersedia memberikan komentar terkait kabat tersebut.

Mugabe telah memerintah Zimbabwe sejak masa kemerdekaan pada tahun 1980 hingga akhirnya dia digulingkan pada November 2017. Dia digantikan oleh mantan wakilnya, Emmerson Mnangagwa.

Kabar seputar kondisi kesehatan sang mantan presiden telah berkembang dengan berbagai masalah kesehatan disebut-sebut diderita Mugabe.

Namun menurut mantan juru bicaranya, George Charamba, telah membantah segala spekulasi tersebut dan menyebut Mugabe hanya memiliki masalah kesehatan pada mata.

Ini bukan pertama kalinya Mugabe menjalani pemeriksaan medis ke Singapura. Beberapa tahun terakhir, dia telah melakukan perjalanan serupa, namun kondisi medisnya masih tetap dirahasiakan.

Baca juga: Istri Robert Mugabe Diduga Lakukan Bisnis Penyelundupan Gading Gajah

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Internasional
Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Internasional
Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Internasional
Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Internasional
Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Internasional
Qantas Uji Coba Penerbangan Langsung Terlama dari New York ke Sidney selama 19 Jam

Qantas Uji Coba Penerbangan Langsung Terlama dari New York ke Sidney selama 19 Jam

Internasional
Ubah Kota di Meksiko Jadi Medan Perang, Anak Gembong Narkoba El Chapo Dibebaskan

Ubah Kota di Meksiko Jadi Medan Perang, Anak Gembong Narkoba El Chapo Dibebaskan

Internasional
Pembunuh Pacar yang Jadi Penyebab Demonstrasi Hong Kong Setuju Kembali ke Taiwan

Pembunuh Pacar yang Jadi Penyebab Demonstrasi Hong Kong Setuju Kembali ke Taiwan

Internasional
Hilang 2 Tahun Lalu, Kotak Hitam Jet Tempur Milik Angkatan Udara Taiwan Baru Ditemukan

Hilang 2 Tahun Lalu, Kotak Hitam Jet Tempur Milik Angkatan Udara Taiwan Baru Ditemukan

Internasional
Kasus Keluarga Belanda Bersembunyi Menunggu 'Hari Kiamat', Pria Austria yang Ditahan Mengklaim Lebih Hebat dari Yesus

Kasus Keluarga Belanda Bersembunyi Menunggu "Hari Kiamat", Pria Austria yang Ditahan Mengklaim Lebih Hebat dari Yesus

Internasional
Anak Gembong Narkoba El Chapo Ditahan, Polisi Meksiko Baku Tembak dengan Pria Bersenjata

Anak Gembong Narkoba El Chapo Ditahan, Polisi Meksiko Baku Tembak dengan Pria Bersenjata

Internasional
174 Negara Pilih Indonesia Jadi Anggota Dewan HAM PBB

174 Negara Pilih Indonesia Jadi Anggota Dewan HAM PBB

Internasional
Diawasi Putin, Rusia Gelar Uji Coba 3 Sistem Rudal Balistik Antarbenua

Diawasi Putin, Rusia Gelar Uji Coba 3 Sistem Rudal Balistik Antarbenua

Internasional
Polisi Belanda Tahan Ayah Keluarga yang Bersembunyi Menunggu 'Hari Kiamat'

Polisi Belanda Tahan Ayah Keluarga yang Bersembunyi Menunggu "Hari Kiamat"

Internasional
Ketika Trump Bandingkan Kurdi Suriah dan Turki seperti Anak Kecil

Ketika Trump Bandingkan Kurdi Suriah dan Turki seperti Anak Kecil

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X