New York akan Gugat Pemerintahan Trump atas Kebijakan Imigrasi AS

Kompas.com - 20/06/2018, 23:26 WIB
Aktivis melakukan demonstrasi mengecam pemisahan anak migran oleh pemerintah AS di Los Angeles, California, Senin (18/6/2018). AFP / MARIO TAMA / GETTY IMAGES NORTH AMERICAAktivis melakukan demonstrasi mengecam pemisahan anak migran oleh pemerintah AS di Los Angeles, California, Senin (18/6/2018).

NEW YORK CITY, KOMPAS.com - Pemerintahan Negara Bagian New York bersiap untuk melayangkan tuntutan terhadap pemerintah AS atas kebijakan imigrasi yang memisahkan anak-anak imigran dari orangtua mereka.

Negara bagian itu turut merasakan dampak dari kebijakan imigrasi tersebut dengan setidaknya 70 anak-anak imigran kini ditempatkan di fasilitas penampungan di New York.

"Setidaknya ada 70 anak-anak yang kini ditahan di fasilitas federal di seluruh negara bagian New York. Jumlah tersebut diperkirakan masih akan terus meningkat," kata Gubernur New York Andrew Cuomo dalam pernyataan di media sosial Twitternya, Selasa (19/6/2018).

Stasiun televisi lokal, NY1, menyiarkan rekaman yang menunjukkan sekelompok anak-anak perempuan migran yang ditempatkan di pusat penampungan Cayuga di Harlem Timur pada Rabu (20/6/2018) pagi.

Baca juga: Putri Trump Desak Ayahnya Hentikan Pemisahan Migran Anak dari Orangtua

Anak-anak tersebut berbicara dalam bahasa Spanyol dan kemungkinan besar mereka dipisahkan dari orangtua mereka saat melintasi perbatasan.

Gubernur Cuomo lantas mengumumkan, pemerintah negara bagian dalam waktu dekat akan mengajukan gugatan multilembaga terhadap pemerintahan Presiden Donald Trump terkait kebijakan imigrasi tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Gugatan akan diajukan dalam waktu kurang dari dua pekan. Pemerintahan Presiden Trump telah melanggar hak konstitusional anak-anak imigran dan keluarga mereka yang dipisahkan di perbatasan."

"Pemisahan anak-anak migran ini telah menjadi bentuk kegagalan moral sekaligus tragedi kemanusiaan," kata Cuomo.

Dukungan terhadap aksi gugatan terhadap pemerintah juga disampaikan Wali Kota New York, Bill de Blasio yang menyatakan menentang tindakan pemisahan anak-anak migran dari orangtua mereka.

"Saya ingin melihat upaya apa pun yang bisa kami lakukan untuk menghentikan kota New York menjadi tempat penampungan anak-anak yang dipisahkan dari orangtua mereka," ujarnya pada Selasa (19/6/2018).

Anak-anak yang dipisahkan tersebut dipindahkan oleh Kantor Pemukiman Pengungsi ke negara bagian di setidaknya 10 lokasi penampungan.

Baca juga: Kebijakan Imigrasi Trump Bikin Orangtua dan Anak Terpisah

Umumnya, anak-anak tanpa pendamping akan ditempatkan di penampungan negara di mana mereka memiliki kerabat yang kemudian akan merawat mereka.

"Tapi anak-anak ini bukan tanpa pendamping. Mereka dipisahkan dari orangtua mereka," kata Cuomo.

Diberitakan AFP, lebih dari 2.432 anak-anak tanpa dokumen telah dipisahkan dari orangtua mereka saat melintasi perbatasan AS dengan Meksiko antara bulan Mei hingga Juni.



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.