Kim dan Xi Bertemu Bahas Peran China di Semenanjung Korea

Kompas.com - 19/06/2018, 12:50 WIB
Presiden China Xi Jinping dan istrinya Peng Liyuan (kanan), bersama Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un yang didampingi istrinya Ri Sol Ju (kiri), ketika berada di Beijing. KCNA VIA KNS/AFPPresiden China Xi Jinping dan istrinya Peng Liyuan (kanan), bersama Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un yang didampingi istrinya Ri Sol Ju (kiri), ketika berada di Beijing.

BEIJING, KOMPAS.com - Pakar mempunyai prediksi apa tujuan Pemimpin Korea Utara (Korut) bertemu dengan Presiden China Xi Jinping.

Pakar di Pusat Studi Internasional dan Strategis, Bonnie Glaser, berkata keduanya bakal membahas hasil pertemuan Kim dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Trump dan Kim bertemu di Singapura pekan lalu (12/6/2018), dan menghasilkan deklarasi di antaranya Korut sepakat melakukan denuklirisasi total.

Baca juga: Kim Jong Un Berkunjung Ke China Selama Dua Hari

"Saya memprediksi mereka bakal berbicara soal langkah ke depan, dan prioritas apa yang harus dikedepankan," tutur Glaser dilansir AP via Fox News Selasa (19/6/2018).

Prioritas itu, dari perspektif China, adalah mereka harus dilibatkan dalam setiap perjanjian damai dan penciptaan kondisi di Semenanjung Korea.

Penciptaan kondisi tersebut diperlukan untuk membuat AS tidak memiliki alasan menempatkan pasukannya di Korea Selatan (Korsel).

Keberadaan pasukan AS di Korsel, dan dibarengi latihan militer tahunan bernama Foal Eagle dan Key Resolve sering dituding Korut mengancam keamanan mereka.

"Xi mengerahkan segala pengaruhnya di balik layar. Jadi, saya menduga dia ingin mendengar langsung dari Kim hasil pertemuan dengan Trump," kata Glaser.

Sebelumnya, Kim diberitakan bakal mengunjungi China, yang terlihat ketatnya pengamanan jalan raya yang menuju bandara.

Di ibu kota Korut Pyongyang, satu-satunya penerbangan Air Koryo dengan rute tujuan Beijing telah ditunda tanpa alasan jelas.

Hal tersebut biasanya terjadi ketika Kim memutuskan untuk bepergian ke suatu tempat.

Hubungan Korut dan China sempat memburuk ketika Kim mengeksekusi mati pamannya, Jang Song Taek, dengan cara dimakan 120 anjing liar pada Desember 2013.

Jang, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi Pertahanan Nasional, dikenal sebagai sosok sentrak pengendali hubungan Korut dan China.

Baca juga: Kim Jong Un Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke Xi Jinping

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Fox News
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X