Ribuan Turis China Tertipu Penjual Tiket Palsu Piala Dunia 2018

Kompas.com - 18/06/2018, 16:53 WIB
Loket penjualan tiket pertandingan Piala Dunia 2018 di Moskwa yang mulai dibuka pada April 2018 lalu. AFP / KIRILL KUDRYAVTSEVLoket penjualan tiket pertandingan Piala Dunia 2018 di Moskwa yang mulai dibuka pada April 2018 lalu.

MOSKWA, KOMPAS.com - Ribuan penggemar sepak bola asal China yang berangkat ke Rusia demi bisa menyaksikan pertandingan Piala Dunia 2018 secara langsung terpaksa kecewa. Mereka dilarang masuk stadion setelah kedapatan memegang tiket palsu.

Melansir dari SCMP, dari total10.000 lebih lembar tiket palsu Piala Dunia 2018 yang dilaporkan, sekitar 3.500 lembar di antaranya terjual kepada penggemar sepak bola asal China.

Diberitakan media online China, Thecover.cn, merujuk pemberitahuan Kedutaan Besar Rusia di media sosial, pemerintahannya tengah menyelidiki sebuah perusahaan yang diduga menjual lebih dari 3.500 tiket palsu pertandingan Piala Dunia 2018 ke turis dan agen perjalanan di China.

Pengumuman kedutaan itu menyebut Anzhi Company yang berbasis di Rusia mengklaim telah mengantongi izin tertulis untuk menjual tiket dari panitia penyelenggara Piala Dunia Rusia 2018.

Namun diketahui kemudian, surat persetujuan tersebut ternyata palsu.

Baca juga: Piala Dunia 2018, Pendukung Meksiko Nikmati Cuaca Panas di Moskwa

Kasus ini menjadi viral di situs media China di luar negeri, meski hanya diberitakan terbatas di dalam negeri.

Pemberitahuan itu sendiri sudah dihapus dari akun media sosial pihak kedutaan.

Yang Jun, perencana perjalanan yang bekerja sama dengan perusahaan travel di provinsi Sichuan, mengatakan kepada Thecover.cn bahwa lebih dari 1.000 lembar tiket palsu sudah terjual di kota Chengdu, Sichuan.

Jun mengatakan, penipuan tiket tersebut berawal dari seseorang yang mengaku mantan pemain klub liga primer Rusia, FC Anzhi Makhachkala dan memimpin sebuah perusahaan Rusia yang mendekati agen perjalanan China.

Selain di kota Chengdu, penipuan tiket palsu itu juga dilaporkan terjadi di kota Chongqing.

Halaman:


Sumber SCMP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X