Jadi Utusan Khusus Badan Pengungsi PBB, Angelina Jolie Kunjungi Mosul

Kompas.com - 18/06/2018, 10:27 WIB
Utusan Khusus Badan Pengungsi PBB, UNHCR, Angelina Jolie mengunjungi Kota Tua di Mosul barat selama kunjungan ke Irak, pada Sabtu (16/6/2018). (AFP/UNHCR/Andrew McConnell). Utusan Khusus Badan Pengungsi PBB, UNHCR, Angelina Jolie mengunjungi Kota Tua di Mosul barat selama kunjungan ke Irak, pada Sabtu (16/6/2018). (AFP/UNHCR/Andrew McConnell).

MOSUL, KOMPAS.com - Utusan Khusus Badan Pengungsi PBB, UNHCR, sekaligus bintang Hollywood Angelina Jolie mengunjungi Mosul di Irak, pada Minggu (17/6/2018).

Situs resmi UNHCR melaporkan, Jolie mengunjungi Mosul Barat, kurang dari setahun setelah kota tersebut terbebas dari kekuasaan kelompok Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS).

Seperti diketahui, Mosul Barat pernah dikuasai ISIS selama tiga tahun.

Ini kelima kalinya Jolie mengunjungi Irak bersama Badan Pengungsi PBB sejak 2001, dan misi ke-61 Jolie sebagai utusan khusus UNHCR.

Baca juga: Irak dan UEA Sepakat Bangun Kembali Masjid Agung di Kota Mosul

Dia berjalan di antara bangunan yang hancur akibat ledakan bom dan bertemu dengan keluarga pengungsi untuk membahas upaya menghidupkan kembali Mosul.

Jolie menyerukan upaya lanjutan yang bertujuan mencegah konflik di masa depan.

"Saya berharap kita dapat menemukan kekuatan untuk mendapatkan jalan yang lebih baik bersama, bergerak ke era baru untuk mencegah konflik dan mengurangi ketidakstabilan," katanya.

"Ini adalah kehancuran terburuk yang pernah saya lihat bertahun-tahun bekerja dengan UNHCR," ucapnya.

Jolie melakukan konferensi pers di kamp pengungsi Domiz, di wilayah otonomi Kurdistan Irak, dan ini kunjungan ketiganya di kamp tersebut sebagai utusan khusus UNHCR.

Kamp Domiz dibuka pada 2011 dan menjadi rumah bagi 40.000 pengungsi Suriah yang melarikan diri dari perang sipil di negaranya yang berlangsung selama 7 tahun.

Baca juga: 6 Bulan Pasca-Perang, Mayat Anggota ISIS Masih Bertebaran di Mosul

Perempuan berusia 43 tahun itu juga menyoroti masalah penurunan tajam pendanaan dibandingkan tahun lalu.

UNHCR hanya menerima 50 persen dari kebutuhan pendanaan untuk membantu pengungsi.

"Banyak anak tidak dapat pergi ke sekolah, dan kita menghambur-hamburkan kesempatan untuk berinvestasi di pengungsian," ujar Jolie.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Australia Anjurkan Warganya Untuk Karantina Selama Dua Pekan

Australia Anjurkan Warganya Untuk Karantina Selama Dua Pekan

Internasional
Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Internasional
Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Internasional
2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

Internasional
Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Internasional
Kasus Virus Corona Per 23 Februari 2020, 2.400 Orang Meninggal, 76.000 Terinfeksi

Kasus Virus Corona Per 23 Februari 2020, 2.400 Orang Meninggal, 76.000 Terinfeksi

Internasional
Dalam 24 Jam, Italia Umumkan 2 Korban Meninggal dan 79 Kasus Infeksi Virus Corona

Dalam 24 Jam, Italia Umumkan 2 Korban Meninggal dan 79 Kasus Infeksi Virus Corona

Internasional
Mahathir Bakal Putuskan Sendiri Kapan Dia Akan Mundur

Mahathir Bakal Putuskan Sendiri Kapan Dia Akan Mundur

Internasional
Anak Monyet Ini Berusaha Bangunkan Sang Induk yang Mati Tersetrum

Anak Monyet Ini Berusaha Bangunkan Sang Induk yang Mati Tersetrum

Internasional
Pernyataan Muhadjir Effendy Ini Jadi Sorotan Media Internasional Karena Dianggap Menghebohkan

Pernyataan Muhadjir Effendy Ini Jadi Sorotan Media Internasional Karena Dianggap Menghebohkan

Internasional
Menikah Massal di Tengah Virus Corona, Pasangan Ini Berciuman Pakai Masker

Menikah Massal di Tengah Virus Corona, Pasangan Ini Berciuman Pakai Masker

Internasional
Virus Corona, Siapa Penyebar Pertama dan Mengapa Dia Penting untuk Ditemukan

Virus Corona, Siapa Penyebar Pertama dan Mengapa Dia Penting untuk Ditemukan

Internasional
Takut Tertular Virus Corona, Demonstran di Ukraina Lempari Bus yang Bawa Warga dari China

Takut Tertular Virus Corona, Demonstran di Ukraina Lempari Bus yang Bawa Warga dari China

Internasional
Rusia Jalin Koordinasi dengan China Tangani Kasus Virus Corona

Rusia Jalin Koordinasi dengan China Tangani Kasus Virus Corona

Internasional
Kisah Korban Selamat Virus Corona (2): Ingin Berterima Kasih Dapat Hidup Kedua

Kisah Korban Selamat Virus Corona (2): Ingin Berterima Kasih Dapat Hidup Kedua

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X