Lelah Menyetir Selama 20 Jam, Pengemudi Taksi Rusia Tabrak Pedestrian

Kompas.com - 17/06/2018, 20:49 WIB
Gambar CCTV yang dikeluarkan oleh  Pusat Lalu Lintas Kota Moskwa, menunjukkan petugas polisi dan paramedis Rusia berada di tempat kejadian, setelah sebuah taksi melaju ke kerumunan pedestrian dan melukai 7 orang pada Sabtu (16/6/2018) di Moskwa Rusia. (AFP) Gambar CCTV yang dikeluarkan oleh Pusat Lalu Lintas Kota Moskwa, menunjukkan petugas polisi dan paramedis Rusia berada di tempat kejadian, setelah sebuah taksi melaju ke kerumunan pedestrian dan melukai 7 orang pada Sabtu (16/6/2018) di Moskwa Rusia. (AFP)

MOSKWA, KOMPAS.com - Seorang pengemudi taksi menabrak kerumunan pejalan kaki atau pedestrian di trotoar Moskwa pada hari ketiga Piala Dunia, Sabtu (16/6/2018) dan melukai 7 orang.

Dalam video yang dirilis otoritas pada Minggu (17/6/2018), pria yang tidak disebutkan namanya itu mengaku telah menyetir selama 20 jam penuh.

Pengemudi taksi hanya tidur selama dua hingga tiga jam. Kecelakaan terjadi karena saat akan menginjak rem, dia ternyata keliru menginjak pedal gas.

"Saya tidak tahu bagaimana itu terjadi," katanya.

Dia juga mengaku belum minum dan sangat menyesal atas insiden tersebut.

Baca juga: Beruang Tiup Terompet saat Perhelatan Piala Dunia Rusia

Pria berusia 28 tahun yang berasal dari Kyrgyzstan itu mengatakan, dia terpaksa lari dari tempat kejadian karena khawatir akan dibunuh di sana,

Namun, polisi berhasil mengamankannya. Rekaman CCTV yang tersebar di media sosial pada Sabtu (16/6/2018) menunjukkan, taksi kuning berbelok ke kanan saat mencoba melewati beberapa lalu lintas di jalan satu arah dekat Lapangan Merah.

Kecepatannya bertambah ketika mencapai trotoar yang ramai dan melaju beberapa meter sebelum menabrak rambu lalu lintas dan terhenti dengan keras.

Dua pejalan kaki segera mencoba untuk menghadapi pengemudi taksi dengan memaksa membuka pintu mobil.

Pengemudi melompat keluar dan melarikan diri. Dalam video terlihat kerumunan orang yang mengejar pria itu sampai di pinggir jalan.

Insiden itu terjadi sekitar 200 meter dari Lapangan Merah yang dipenuhi oleh penggemar sepak bola asing yang sedang mengambil foto Kremlin.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Internasional
Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

Internasional
Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Internasional
Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Internasional
Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Internasional
Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Internasional
Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Internasional
Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Internasional
Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Internasional
Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Internasional
Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Internasional
Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

Internasional
Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X