Kompas.com - 17/06/2018, 13:09 WIB
Dalam foto yang dirilis pada 6 Mei 2018 ini terlihat Aquarius, sebuah kapal SAR yang dioperasikan bersama oleh organisasi SOS Mediterranee dan Doctors without borders (MSF). Dalam foto ini Aquarius berada sekitar 50 kilometer dari pesisir Libya. AFP/LOUISA GOULIAMAKIDalam foto yang dirilis pada 6 Mei 2018 ini terlihat Aquarius, sebuah kapal SAR yang dioperasikan bersama oleh organisasi SOS Mediterranee dan Doctors without borders (MSF). Dalam foto ini Aquarius berada sekitar 50 kilometer dari pesisir Libya.

VALENCIA, KOMPAS.com - Kapal pengangkut ratusan migran berlabuh di Valencia, Spanyol, pada Minggu (17/6/2018) pukul 06.30 pagi waktu setempat.

Sebelumnya, mereka sampai ke Italia setelah dievakuasi oleh tim penyelamat. Namun, pemerintah Italia menolak untuk menampung para migran.

AFP melaporkan, Italia menempatkan mereka di kapal angkatan laut Dattilo menuju ke Spanyol, setelah pemerintah Spanyol menyatakan sanggup mengurus keberadaan migran.

Baca juga: Italia Bersiap Kirim 629 Migran Telantar ke Spanyol

Total ada sekitar 630 migran yang kebanyakan berasal dari Afrika. Mereka menumpang beberapa kapal yang disiapkan oleh Italia, termasuk kapal Aquarius yang menyelamatkan mereka.

Kapal-kapal itu diperkirakan akan berlabuh di Valencia pada Minggu siang waktu setempat.

Kedatangan migran di pelabuhan disambut oleh tim yang terdiri dari 2.000 orang, termasuk 1.000 relawan Palang Merah dan 470 penerjemah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebuah spanduk besar dipasang di pelabuhan dengan tulisan "Selamat datang di rumah" dalam berbagai bahasa termasuk bahasa Arab.

"Orang-orang menawarkan diri untuk semuanya, mereka bersedia menjadi penerjemah dan menyediakan akomodasi," kata Johnson Tamayo, seorang relawan Palang Merah.

Para migran itu terdiri dari 450 pria dewasa dan 80 perempuan dewasa, termasuk 7 perempuan hamil, serta 11 orang di bawah usia 13 tahun dan 89 remaja.

Baca juga: Italia Tolak Kapal Pengungsi, 629 Migran Telantar di Tengah Laut

Lembaga Dokter Lintas Batas (MSF) mencatat, migran berasal dari 26 negara, terutama dari benua Afrika. Sebagian berasal dari Afghanistan, Bangladesh, dan Pakistan.

MSF menggunakan kapal Aquarius untuk menyelamatkan mereka yang beradai di lepas pantai Libya pekan lalu.

Pemerintahan Italia dan Malta menolak berlabuhnya kapal Aquarius di pelabuhan mereka. Keduanya saling menuding mengenai krisis migran dan komitmen Uni Eropa.



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.