Berantas Korupsi, Pemerintah Kenya Audit Gaya Hidup Pegawai Negeri

Kompas.com - 17/06/2018, 10:56 WIB
Presiden Kenya, Uhuru Kenyatta. SIMON MAINA / AFPPresiden Kenya, Uhuru Kenyatta.

NAIROBI, KOMPAS.com - Presiden Kenya Uhuru Kenyatta mengumumkan, semua pegawai negeri akan menjalani audit gaya hidup untuk memperhitungkan sumber kekayaan mereka.

Dilansir dari VOA News, Sabtu (16/6/2018), keputusan ini menyusul adanya skandal keuangan yang mengguncang Kenya dengan raibnya jutaan dollar di berbagai instansi pemerintah.

Kenyatta menawarkan dirinya untuk menjadi orang pertama menjalani audit. Pemeriksaan tersebut berguna mengidentifikasi pejabat publik yang korup melalui gaya hidupnya.

Baca juga: Pertama dalam Sejarah, Kenya Luncurkan Satelit Buatan Dalam Negeri

Dia mengatakan, pegawai negeri akan diminta untuk menjelaskan sumber kekayaan yang diperoleh.

"Anda harus memberi tahu kami rumah Anda, gaji Anda, mobil Anda, dan bagaimana Anda mampu membelinya," katanya.

"Anda harus menjelaskan dan saya akan menjadi orang pertama yang menjalani audit gaya hidup," ucapnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Audit gaya hidup tidak hanya menyasar pada pegawai negeri Kenya, melainkan juga keluarganya.

Dia menyatakan, pegawai negeri kerap menggunakan nama istri dan anak-anak mereka untuk menghindari pemeriksaan harta kekayaan.

Dalam sebulan terakhir, lebih dari 40 pejabat pemerintah, termasuk pebisnis, telah ditahan atas skandal korupsi.

Awal pekan ini, Kenyatta juga mengeluarkan perintah yang mewajibkan semua entitas pemerintah dan lembaga milik publik untuk mempublikasikan rincian lengkap tender dan hadiah yang diperoleh mulai 1 Juli 2018.

Baca juga: Tragedi Jebolnya Bendungan di Kenya Tewaskan 41 Orang

"Misalnya, jika jalan sedang dibangun, kami ingin tahu siapa yang memenangkan tender pembangunan? Berapa jumlahnya," ujarnya.

Kenya mencetak 28 poin dari 100 pada Indeks Persepsi Korupsi 2017 yang dilaporkan oleh Transparency International. Indeks Korupsi di Kenya rata-rata 22,62 poin dari 1996 hingga 2017.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.