Sampaikan Pesan Lebaran, Mahathir Imbau Warga Tidak Makan Berlebihan - Kompas.com

Sampaikan Pesan Lebaran, Mahathir Imbau Warga Tidak Makan Berlebihan

Kompas.com - 15/06/2018, 09:41 WIB
Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad saat menyampaikan pesan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1439 H. (Facebook/Dr. Mahathir bin Mohamad) Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad saat menyampaikan pesan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1439 H. (Facebook/Dr. Mahathir bin Mohamad)

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri 1439 H melalui video dan unggahan di sosial media.

Dilansir dari The Star Online, Jumat (25/6/2018), dia meminta warga Malaysia untuk tidak makan berlebihan saat merayakan Lebaran.

"Kita harus makan secukupnya. Jika kita makan lebih dari biasanya, seharusnya tidak terlalu banyak," katanya dalam video yang diunggah di Facebook-nya.

Baca juga: Mahathir Bakal Buka Kembali Kantor Kedubes Malaysia di Korut


"Bagi mereka yang sedang dalam perjalanan pulang, harap berkendara dengan hati-hati sebab keluarga menunggu Anda dan jangan mengecewakan mereka," imbuhnya.

Mahathir juga mengungkapkan hidangan lezat favoritnya saat Lebaran, yaitu kue makmur.

Kue makmur merupakan kering Lebaran khas dari Malaysia yang berbentuk bola dengan isi kacang tanah goreng, dibalut dengan taburan gula tepung.

Sementara, lagu favoritnya saat Idul Fitri adalah Selamat Hari Raya yang dibawakan oleh Sudirman. Warna kesukaan Mahathir untuk busana Lebaran adalah ungu.

"Favorit saya saat Lebaran, ketika seluruh keluarga berkumpul setelah shalat dan kami menikmati Hari Raya bersama," ucapnya.

Baca juga: Mahathir Yakin Malaysia Akan Sukses Jika Tiru Etika Kerja Warga Jepang

"Kadang, tak semuanya bisa berkumpul. Lalu, tidak begitu seceria biasanya. Pernah ada masa ketika semua anggota keluarga berkumpul. Kemudian, kami foto bersama," katanya.

Pada akhir video, dia mengundang semua warga untuk menghadiri open house pada hari ini.


Terkini Lainnya

Tokoh Masyarakat Jabar: Galian C Ilegal Akibat Lemahnya Wibawa Pemerintah

Tokoh Masyarakat Jabar: Galian C Ilegal Akibat Lemahnya Wibawa Pemerintah

Regional
Paparan Visi Misi Jokowi dan Prabowo soal Terorisme Dinilai Kurang Elaboratif

Paparan Visi Misi Jokowi dan Prabowo soal Terorisme Dinilai Kurang Elaboratif

Nasional
Ribuan Warga Hadiri Haul Ayahanda Presiden Jokowi di Boyolali

Ribuan Warga Hadiri Haul Ayahanda Presiden Jokowi di Boyolali

Regional
Mayat Wanita Tanpa Tangan dan Kaki Ditemukan Mengapung di Sungai

Mayat Wanita Tanpa Tangan dan Kaki Ditemukan Mengapung di Sungai

Regional
Seorang Hakim Digerebek Bersama 2 Perempuan di Rumah Dinas

Seorang Hakim Digerebek Bersama 2 Perempuan di Rumah Dinas

Regional
Februari Mendatang, Pemerintah Luncurkan 2.000 Motor Listrik Gesits

Februari Mendatang, Pemerintah Luncurkan 2.000 Motor Listrik Gesits

Regional
Seberangkan Mobil dengan Rakit di Sungai, 1 Keluarga Tewas Tenggelam

Seberangkan Mobil dengan Rakit di Sungai, 1 Keluarga Tewas Tenggelam

Regional
Budi Luhur Laksanakan Pengabdian Masyarakat lewat KKN di 6 Provinsi

Budi Luhur Laksanakan Pengabdian Masyarakat lewat KKN di 6 Provinsi

Edukasi
Pembebasan Abu Bakar Ba'asyir Tinggal Tunggu Surat Perintah

Pembebasan Abu Bakar Ba'asyir Tinggal Tunggu Surat Perintah

Regional
Kerjasama Kemendikbud dan Pemprov DKI Tingkatkan Kualitas Guru

Kerjasama Kemendikbud dan Pemprov DKI Tingkatkan Kualitas Guru

Edukasi
Bupati Karawang Ikut Klarifikasi soal Pernyataan Sandiaga Uno di Debat Capres

Bupati Karawang Ikut Klarifikasi soal Pernyataan Sandiaga Uno di Debat Capres

Regional
Pasar Mayestik Kini Dilengkapi WiFi Gratis

Pasar Mayestik Kini Dilengkapi WiFi Gratis

Megapolitan
Filipina Beli Helikopter Black Hawk karena Pabrik Perakitannya Tidak di AS

Filipina Beli Helikopter Black Hawk karena Pabrik Perakitannya Tidak di AS

Internasional
Pasca-debat, Jokowi dan Prabowo Dinilai Tak Miliki Keinginan Politik Tuntaskan Kasus HAM Masa Lalu

Pasca-debat, Jokowi dan Prabowo Dinilai Tak Miliki Keinginan Politik Tuntaskan Kasus HAM Masa Lalu

Nasional
Residivis Kasus Curanmor Tertangkap Basah Merusak Kunci Kendaraan

Residivis Kasus Curanmor Tertangkap Basah Merusak Kunci Kendaraan

Megapolitan

Close Ads X