Biografi Tokoh Dunia: Che Guevara, Simbol Revolusi Dunia Halaman 1 - Kompas.com

Biografi Tokoh Dunia: Che Guevara, Simbol Revolusi Dunia

Kompas.com - 14/06/2018, 23:59 WIB
Foto yang diambil pada 1960-an ini memperlihatkan Fidel Castro (kanan), saat itu adalah perdana menteri Kuba, bertemu dengan rekan seperjuangannya Ernesto Che Guevara.CUBAs COUNCIL OF STATE ARCHIVE / AFP Foto yang diambil pada 1960-an ini memperlihatkan Fidel Castro (kanan), saat itu adalah perdana menteri Kuba, bertemu dengan rekan seperjuangannya Ernesto Che Guevara.

KOMPAS.com - Ernesto Guevara de la Serna, dikenal dengan Che Guevara, merupakan tokoh revolusi Marxist asal Argentina.

Namanya sangat dikenal ketika membantu Fidel Castro melancarkan Revolusi Kuba pada 1956-1959, serta komandan gerilya di Amerika Selatan.

Dia menjadi radikal setelah berkeliling seluruh Amerika Latin, dan menyaksikan sendiri kelaparan, kemiskinan, dan penyakit.

Berikut merupakan biografi dari tokoh yang menjadi simbol revolusi dunia serta perlawanan kaum muda di kultur modern tersebut.

Baca juga: Perangko Khusus HUT Che Guevara, Ludes dalam Hitungan Hari

1. Masa Kecil dan Ketertarikan akan Sastra
Guevara lahir pada 14 Juni 1928 di Rosario, Argentina, dan merupakan anak dari pasangan Ernesto Guevara Lynch dan Celia de la Serna y Llosa.

Sejak kecil, Ernestito atau Ernesto Kecil, dibesarkan dengan perspektif akan politik sayap kiri dari keluarganya.

Ernesto Senior diketahui merupakan pendukung kaum Republikan saat masa Perang Saudara Spanyol, dan sering mengundang veteran ke rumah.

Guevara menunjukkan ketertarikan akan kesusastraan. Antara lain puisi dari Pablo Neruda, Antonio Machado, maupun Walt Whitman.

Karena rumah Keluarga Guevara memiliki lebih dari 3.000 buah buku, maka dia menjadi pembaca yang antusias sekaligus menyerap ide-ide baru.

Guevara terutama sangat tertarik dengan buku Karl Marx, Albert Camus, Jawaharlal Nehru, Vladimir Lenin, hingga Friedrich Engels.

Beranjak dewasa, Guevara tertarik pada penulis Amerika Latin seperti Horacio Quiroga, Ciro Alegria, Jorge Icaza, maupun Miguel Asturias.

Semua ide, konsep, filosofi, maupun definisi dari para penulis yang dianggapnya menarik bakal dicatat dalam buku diarinya.

Baca juga: Kala Kotak Cerutu Che Guevara Batal Dilelang


Page:
Close Ads X