Kompas.com - 14/06/2018, 16:35 WIB

Ketua Komite Sanksi DK PBB, Karel van Oosterom, menyatakan sampai ada diskusi lebih lanjut, sanksi terhadap Korut bakal tetap digalakkan.

"Kami akan melanjutkan tekanan terkuat melalui implementasi secara penuh dari sanksi itu," kata Duta Besar Belanda untuk PBB tersebut.

Sebelumnya, Trump dan Kim menandatangani dokumen yang diklaim sangat "komprehensif" berisi empat poin kesepakatan.

Antara lain, AS dan Korut bakal membangun hubungan dan menciptakan perdamaian melalui denuklirisasi penuh di Semenanjung Korea.

Trump lalu memutuskan bakal menghentikan latihan militer gabungan antara AS dengan Korea Selatan (Korsel) yang biasanya digelar tahunan.

Dalam penilaian presiden 71 tahun itu, selain mahal, latihan berkode Foal Eagle dan Key Resolve itu juga cenderung provokatif.

Baca juga: China Usulkan Pengurangan Sanksi Internasional terhadap Korut

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Sumber FirstPost
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.