Rusia Desak Dewan Keamanan PBB Cabut Sanksi bagi Korut

Kompas.com - 14/06/2018, 16:35 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un duduk bersebelahan untuk menyapa media di Hotel Capella, Singapura, Selasa (12/6/2018). (AFP/Saul Loeb) Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un duduk bersebelahan untuk menyapa media di Hotel Capella, Singapura, Selasa (12/6/2018). (AFP/Saul Loeb)

NEW YORK, KOMPAS.com - Rusia mengatakan, Dewan Keamanan PBB seharusnya mempertimbangkan untuk mencabut sanksi internasional bagi Korea Utara ( Korut).

Pernyataan tersebut disampaikan Duta Besar Rusia untuk PBB, Vassily Nebenzia, sebagaimana diwartakan AFP via FirstPost Kamis (14/6/2018).

Sepanjang 2017, dewan keamanan PBB telah mengeluarkan tiga jenis sanksi ekonomi kepada Korut setelah melakukan uji coba senjata nuklir dan rudal balistik.

Baca juga: Dianggap Merangkul Korut, Perancis Pertanyakan Kebijakan Trump


Nebenzia menjelaskan, usulan pencabutan sanksi bisa dipertimbangkan mengingat Korut sudah menunjukkan iktikad baik untuk denuklirisasi.

"Saya pikir harus ada aksi timbal balik, dua arah. Tentu, pihak lain harus punya keberanian juga untuk melangkah maju," kata Nebenzia.

Komentar Nebenzia mendukung pernyataan China yang pada Selasa (12/6/2018) mengusulkan adanya pengurangan sanksi kepada Pyongyang.

AFP mewartakan, banyak diplomat memuji langkah PBB yang menaikkan tekanan sehingga Pemimpin Korut, Kim Jong Un, menawarkan perundingan.

Pertemuan itu kemudian terjadi antara dia dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Hotel Capella, Singapura, pada Selasa.

Nebenzia, yang menjabat sebagai presiden dewan untuk Juni berujar, dia belum mengatur pertemuan membahas hasil pertemuan Trump dan Kim.

"Bakal sangat menarik untuk mendengarkan pernyataan mereka yang terlibat langsung dalam pertemuan tersebut," kata Nebenzia.

Ketua Komite Sanksi DK PBB, Karel van Oosterom, menyatakan sampai ada diskusi lebih lanjut, sanksi terhadap Korut bakal tetap digalakkan.

"Kami akan melanjutkan tekanan terkuat melalui implementasi secara penuh dari sanksi itu," kata Duta Besar Belanda untuk PBB tersebut.

Sebelumnya, Trump dan Kim menandatangani dokumen yang diklaim sangat "komprehensif" berisi empat poin kesepakatan.

Antara lain, AS dan Korut bakal membangun hubungan dan menciptakan perdamaian melalui denuklirisasi penuh di Semenanjung Korea.

Trump lalu memutuskan bakal menghentikan latihan militer gabungan antara AS dengan Korea Selatan (Korsel) yang biasanya digelar tahunan.

Dalam penilaian presiden 71 tahun itu, selain mahal, latihan berkode Foal Eagle dan Key Resolve itu juga cenderung provokatif.

Baca juga: China Usulkan Pengurangan Sanksi Internasional terhadap Korut



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Pemerintah Meksiko Bakal Lelang Mobil Mewah yang Disita dari Penjahat

Pemerintah Meksiko Bakal Lelang Mobil Mewah yang Disita dari Penjahat

Internasional
Washington Legalkan Pengomposan Jenazah Manusia

Washington Legalkan Pengomposan Jenazah Manusia

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Perempuan Korut Dijual di China | Pernyataan Pendiri Huawei

[POPULER INTERNASIONAL] Perempuan Korut Dijual di China | Pernyataan Pendiri Huawei

Internasional
Beli Nomor Cantik Seharga Rp 41 Juta, Hidup Pria Ini Justru Sengsara

Beli Nomor Cantik Seharga Rp 41 Juta, Hidup Pria Ini Justru Sengsara

Internasional
Perang Sipil Bikin Warga Suriah Berhemat Saat Ramadhan

Perang Sipil Bikin Warga Suriah Berhemat Saat Ramadhan

Internasional
PM India Beri Selamat ke Presiden Jokowi Pakai Bahasa Indonesia

PM India Beri Selamat ke Presiden Jokowi Pakai Bahasa Indonesia

Internasional
Sadar dari Mabuk, Pria Ini Dapati Penisnya Sudah Dipotong

Sadar dari Mabuk, Pria Ini Dapati Penisnya Sudah Dipotong

Internasional
Biografi Tokoh Dunia: Cixi, Permaisuri Kontroversial di China

Biografi Tokoh Dunia: Cixi, Permaisuri Kontroversial di China

Internasional
Slovenia Buka Pendaftaran sebagai Mata-mata

Slovenia Buka Pendaftaran sebagai Mata-mata

Internasional
Iran Tak Bakal Bernegosiasi dengan Trump, kecuali...

Iran Tak Bakal Bernegosiasi dengan Trump, kecuali...

Internasional
Istana Filipina: Dirumorkan Masuk Rumah Sakit, Duterte Tertawa

Istana Filipina: Dirumorkan Masuk Rumah Sakit, Duterte Tertawa

Internasional
Fakta Unik Pilot Pionir Charles Lindbergh, Aksi Akrobat hingga Bayinya Diculik

Fakta Unik Pilot Pionir Charles Lindbergh, Aksi Akrobat hingga Bayinya Diculik

Internasional
Mahathir Ucapkan Selamat kepada Presiden Jokowi atas Kemenangan di Pemilu 2019

Mahathir Ucapkan Selamat kepada Presiden Jokowi atas Kemenangan di Pemilu 2019

Internasional
Setelah Capai Puncak, Pemanjat Menara Eiffel Ditangkap 6 Jam Kemudian

Setelah Capai Puncak, Pemanjat Menara Eiffel Ditangkap 6 Jam Kemudian

Internasional
Bayar Orang untuk Serang Kekasih Ratu Kecantikan, Pengusaha Singapura Dibui

Bayar Orang untuk Serang Kekasih Ratu Kecantikan, Pengusaha Singapura Dibui

Internasional

Close Ads X