Diperas Kelompok Kriminal, Coca-Cola dan Pepsi di Kota Ini Tutup Lapak

Kompas.com - 14/06/2018, 12:36 WIB
Ilustrasi Pepsi. ShutterstockIlustrasi Pepsi.

MEXICO CITY, KOMPAS.com - Penduduk Meksiko merupakan peminum soda terbesar di dunia, sehingga warga di kota Ciudad Altamirano begitu terpukul ketika pusat distribusi Coca-Cola dan Pepsi memilih tutup.

Pepsi menutup pusat distribusinya pada pekan lalu di kota itu. Sekitar 2,5 bulan sebelumnya, Coca-Cola juga melakukan hal yang sama.

Penutupan dilakukan dengan alasan kekerasan, pemerasan, dan kurangnya keamanan bagi karyawan.

Baca juga: Coke Plus Coffee, Produk Hibrida Coca-Cola Campur Kopi, Tertarik?

Dilansir dari VOA News, Kamis (14/6/2018), kelompok pengedar narkoba kerap melakukan pemerasan terhadap pusat distribusi minuman soda.

"Minuman ringan merupakan bagian dari diet kami, orang minum itu di rumah mereka. Jadi bayangkan ketika dua distributor utama di seluruh wilayah pergi," kata juru bicara keamanan negara bagian Guerrero, Roberto Alvarez.

Dia mengatakan, pemerintah masih menyelidiki penyebab distributor minuman soda memilih untuk tutup.

"Kami tidak mengesampingkan adanya kelompok kriminal yang menekan perusahaan dengan memeras uang dari mereka," ucapnya.

Pada Januari 2018, karyawan di Ciudad Altamirano kerap menerima ancaman dan serangan dari "kelompok kriminal yang terorganisir", sebuah ungkapan yang biasanya merujuk pada kartel narkoba.

Baca juga: Pedagang Tamil Nadu Boikot Coca-Cola dan Pepsi

Mexico News Daily melaporkan, Federasi Pekerja Meksiko (Coparmex) menuding pemerintah tidak bertindak untuk mengatasi penutupan tersebut.

"Kami sangat prihatin dan kami menentang apa yang terjadi, tapi pemerintah tidak bertindak," kata Joel Moreno Temelo, kata kepala Coparmex.

Dia menyatakan, kepergian Coca-Cola dan Pepsi merupakan pukulan berat bagi perekonomian daerah.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X