Australia Akan Usulkan Tes Bahasa Inggris bagi Penduduk Tetap - Kompas.com

Australia Akan Usulkan Tes Bahasa Inggris bagi Penduduk Tetap

Kompas.com - 14/06/2018, 10:48 WIB
Gedung Opera House di Sydney, Australia.KKday Image Resources Gedung Opera House di Sydney, Australia.

CANBERRA, KOMPAS.com - Pemerintah Australia sedang mempertimbangkan untuk mengadakan tes bahasa Inggris bagi mereka yang ingin menjadi penduduk tetap.

Data menunjukkan sekitar 1 juta orang di Australia tidak memiliki kemampuan berbicara bahasa Inggris yang sederhana.

Australia menerima sampai 190 ribu migran baru setiap tahunnya, dan pemegang visa utama sudah memiliki kemampuan bahasa Inggris yang bagus.

Namun, keluarga, anak-anak dan sanak keluarga yang menyertai mereka kadang tidak mempunyai kemampuan bahasa Inggris.

Baca juga: Usai Jalani Sidang Kasus Pencurian Ikan di Australia, 2 WNI Dipulangkan

Menteri Urusan Multikultur Australia Alan Tudge mengatakan, situasi tersebut memprihatinkan.

"Demi kepentingan para migran tersebut, maupun juga untuk kekompakkan sosial, karena bila mereka tidak bisa berkomunikasi dengan orang lain, sulit sekali untuk berintegrasi," kata Tudge.

Data yang dikeluarkan pemerintah Australia menunjukkan jumlah orang tidak berbahasa Inggris terus meningkat.

Pada 2016, sekitar 820 ribu penduduk tetap di Australia tidak memiliki kemampuan berbahasa Inggris sama sekali. Sementara pada 1981, jumlahnya sekitar 300 ribu.

Dia mengatakan, pemerintah berusaha keras memastikan Australia tidak mengulangi pengalaman yang terjadi di beberapa negara Eropa, di mana para migran hidup terisolasi.

"Model multikultur Australia dibangun atas proses integrasi di mana komunitas yang berbaur bersama, di mana kita berkegiatan bersama, di mana kita bekerja bersama-sama." ucanya.

"Dan untuk membuat hal itu terjadi kita harus memiliki dan menguasai bahasa yang sama," imbuh Tudge.

Pemerintah Australia sedang mempertimbangkan berbagai opsi untuk mencapai hal tersebut, mulai dari kursus bahasa Inggris wajib bagi mereka yang ingin menjadi penduduk tetap, sampai dengan tes kemampuan berbahasa Inggris.

Baca juga: Pria Australia Menang Hadiah Utama Lotere Rp 530 Miliar

Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull mengakui, adanya masalah dengan usulan pemerintah sebelumnya untuk memperketat aturan penguasaan bahasa Inggris bagi migran.

Tes bahasa nantiny akan menguji kemampuan bahasa Inggris untuk percakapan atau setingkat sekolah dasar.

"Semua orang harus menyadari kita semua berkepentingan untuk bisa bercakap-cakap dan berinteraksi dalam bahasa nasional kita," katanya.


Komentar

Terkini Lainnya


Close Ads X