Wanita di China Kaget Saat Tahu Dirinya "Meninggal" - Kompas.com

Wanita di China Kaget Saat Tahu Dirinya "Meninggal"

Kompas.com - 13/06/2018, 18:13 WIB
Liu Guoqing (kiri) dan suaminya, Yu Ningguo, dalam dokumen pernikahan. Liu terkejut ketika dia pulang dari merantau, dia mendapati sudah meninggal.South China Morning Post/news.163.com Liu Guoqing (kiri) dan suaminya, Yu Ningguo, dalam dokumen pernikahan. Liu terkejut ketika dia pulang dari merantau, dia mendapati sudah meninggal.

DAZHOU, KOMPAS.com - Seorang wanita yang tinggal di Provinsi Sichuan, China, kaget ketika baru pulang dari merantau.

Sebab, dia tidak hanya menemukan dokumen pernikahannya telah dibatalkan. Namun juga terdapat sertifikat yang menyatakan dia sudah meninggal.

Dilaporkan Chengdu Business Daily via SCMP Rabu (13/6/2018), awalnya Liu Guoqing pulang ke kota Dazhou setelah merantau ke Changsha pada 18 Mei.

Baca juga: Caleg Golkar yang Terpilih Dilarang Menikah Lagi, jika Melanggar Akan Dipecat


Dia terkejut karena melihat sertifikat kematian yang dikeluarkan polisi lokal pada Februari 2017, yang menyatakan dia meninggal karena sakit di 2015.

Saat itu Liu sudah menduga, pelakunya merupakan suaminya, dan dia melakukannya karena ingin menikah lagi dengan perempuan lain.

Liu dan suaminya, Yu Ningguo, telah menikah pada 1995 dan telah dikaruniai dua putra. Namun, pasangan tersebut berpisah tanpa kabar sejak 2006.

Dia mengaku, tetangganya di Dazhou sebenarnya telah meneleponnya, dan memberi tahu mereka mendengar rumor bahwa dia sudah meninggal pada Agustus 2017.

Selain itu, di Oktober 2017, dia tidak bisa bertransaksi di sebuah bank karena kartu identitasnya tidak dikenali.

"Meski begitu, saya tetap terkejut dan sedih setelah saya melihat sendiri kenyataannya. Saya masih hidup, mengapa mereka menyatakan saya mati?" tanya dia.

Berdasarkan formulir yang diajukan, sertifikat kematian tersebut dibuat oleh Yu dan ayahnya, Liu Shangming, sebelum membawanya ke ketua desa setempat.

Ketua desa, Wen Daojun, mengakui dia menandatangani formulir pembuatan sertifikat itu. Namun, dia beralasan saat itu dia hanya menjabat selama dua tahun.

"Karena saya belum pernah bertemu dengan Nona Liu, saya percaya saja dengan apa yang dikatakan oleh suaminya," ujar Wen.

Warga desa di Dazhou menjelaskan, Yu memang telah menikah lagi dengan perempuan lain yang berasal dari desa sebelah.

Adapun ayah Liu dilaporkan membantah dia telah terlibat dalam pembuatan sertifikat kematian palsu bagi anaknya itu.

Polisi setempat menyatakan, Liu kini telah mengurus dokumen pernikahan yang baru, dengan sepakat untuk melaksanakan perceraian.

Baca juga: Militer Israel Ungkap Penyelidikan Awal Kematian Perawat Palestina


Terkini Lainnya

Tokoh Masyarakat Jabar: Galian C Ilegal Akibat Lemahnya Wibawa Pemerintah

Tokoh Masyarakat Jabar: Galian C Ilegal Akibat Lemahnya Wibawa Pemerintah

Regional
Paparan Visi Misi Jokowi dan Prabowo soal Terorisme Dinilai Kurang Elaboratif

Paparan Visi Misi Jokowi dan Prabowo soal Terorisme Dinilai Kurang Elaboratif

Nasional
Ribuan Warga Hadiri Haul Ayahanda Presiden Jokowi di Boyolali

Ribuan Warga Hadiri Haul Ayahanda Presiden Jokowi di Boyolali

Regional
Mayat Wanita Tanpa Tangan dan Kaki Ditemukan Mengapung di Sungai

Mayat Wanita Tanpa Tangan dan Kaki Ditemukan Mengapung di Sungai

Regional
Seorang Hakim Digerebek Bersama 2 Perempuan di Rumah Dinas

Seorang Hakim Digerebek Bersama 2 Perempuan di Rumah Dinas

Regional
Februari Mendatang, Pemerintah Luncurkan 2.000 Motor Listrik Gesits

Februari Mendatang, Pemerintah Luncurkan 2.000 Motor Listrik Gesits

Regional
Seberangkan Mobil dengan Rakit di Sungai, 1 Keluarga Tewas Tenggelam

Seberangkan Mobil dengan Rakit di Sungai, 1 Keluarga Tewas Tenggelam

Regional
Budi Luhur Laksanakan Pengabdian Masyarakat lewat KKN di 6 Provinsi

Budi Luhur Laksanakan Pengabdian Masyarakat lewat KKN di 6 Provinsi

Edukasi
Pembebasan Abu Bakar Ba'asyir Tinggal Tunggu Surat Perintah

Pembebasan Abu Bakar Ba'asyir Tinggal Tunggu Surat Perintah

Regional
Kerjasama Kemendikbud dan Pemprov DKI Tingkatkan Kualitas Guru

Kerjasama Kemendikbud dan Pemprov DKI Tingkatkan Kualitas Guru

Edukasi
Bupati Karawang Ikut Klarifikasi soal Pernyataan Sandiaga Uno di Debat Capres

Bupati Karawang Ikut Klarifikasi soal Pernyataan Sandiaga Uno di Debat Capres

Regional
Pasar Mayestik Kini Dilengkapi WiFi Gratis

Pasar Mayestik Kini Dilengkapi WiFi Gratis

Megapolitan
Filipina Beli Helikopter Black Hawk karena Pabrik Perakitannya Tidak di AS

Filipina Beli Helikopter Black Hawk karena Pabrik Perakitannya Tidak di AS

Internasional
Pasca-debat, Jokowi dan Prabowo Dinilai Tak Miliki Keinginan Politik Tuntaskan Kasus HAM Masa Lalu

Pasca-debat, Jokowi dan Prabowo Dinilai Tak Miliki Keinginan Politik Tuntaskan Kasus HAM Masa Lalu

Nasional
Residivis Kasus Curanmor Tertangkap Basah Merusak Kunci Kendaraan

Residivis Kasus Curanmor Tertangkap Basah Merusak Kunci Kendaraan

Megapolitan

Close Ads X