Politisi Meksiko Tewas Ditembak Saat Berfoto dengan Fans - Kompas.com

Politisi Meksiko Tewas Ditembak Saat Berfoto dengan Fans

Kompas.com - 13/06/2018, 15:03 WIB
Politisi Meksiko Fernando Puron yang maju sebagai kandidat anggota kongres negara bagian Coahuila, ditembak mati orang tak dikenal saat berfoto dengan pendukungnya.NEW YORK POST/FACEBOOK Politisi Meksiko Fernando Puron yang maju sebagai kandidat anggota kongres negara bagian Coahuila, ditembak mati orang tak dikenal saat berfoto dengan pendukungnya.

PIEDRAS NEGRAS, KOMPAS.com - Tingkat kejahatan teroganisir di Meksiko sudah dalam taraf mengkhawatirkan. Seorang politisi Meksiko yang menentang kejahatan terorganisir tewas ditembak saat berfoto dengan pendukungnya.

Fernando Puron, yang maju sebagai calon anggota kongres, mengusung visi dan misi yang berjanji akan memberantas kejahatan terorganisir di Meksiko.

Namun usai menghadiri agenda debat pemilihan di kota perbatasan Piedras Negras pada Jumat (8/6/2018) malam, Puron yang sedang berfoto dengan pendukungnya, mendadak ditembak orang tak dikenal tepat di belakang kepalanya.

Puron (43) langsung roboh ke tanah dan meninggal dunia saat dalam perjalanan dibawa ke rumah sakit.


Baca juga: Kampanye Berdarah di Meksiko, dalam 10 Hari 6 Calon Legislatif Dibunuh

Melansir New York Post, aksi penembakan tersebut terekam kamera pengawas, menunjukkan tersangka pelaku seorang pria berjanggut dan mengenakan topi bisbol. Rekaman kejadian tersebut sudah beredar di media sosial.

Pihak berwenang pada Senin (11/6/2018) mengatakan tengah melakukan penyelidikan dan mempersempit terduga pelaku menjadi dua orang.

Puron mencalonkan diri sebagai anggota kongres federal untuk negara bagian Coahuila.

Selama berlangsungnya acara debat, Puron yang merupakan kandidat dari partai Revolusioner Institusional menegaskan akan melawan kejahatan secara langsung.

Dia menjadi kandidat politik ke-112 yang terbunuh di Meksiko sejak September 2017. Demikian diberitakan surat kabar Austin American-Statesman.

Motif pembunuhan Puron belum diketahui, namun dikabarkan dia telah menerima ancaman pembunuhan sejak 2014 saat masih menjabat sebagai wali kota Piedras Negras.

Baca juga: Tiga Mahasiswa di Meksiko Diculik dan Dimasukkan Larutan Asam

Saat menjadi wali kota, Puron dikenal tegas dalam melawan kartel obat-obatan yang berkuasa di wilayahnya, Zetas.

Lebih dari 1.000 kandidat telah mundur dari pemilihan yang dijadwalkan pada 1 Juli mendatang karena khawatir akan keselamatan mereka.

Kartel narkoba dicurigai sebagai dalang dibalik banyak pembunuhan politisi dan tindakan kekerasan geng di Meksiko.


Terkini Lainnya

Tokoh Masyarakat Jabar: Galian C Ilegal Akibat Lemahnya Wibawa Pemerintah

Tokoh Masyarakat Jabar: Galian C Ilegal Akibat Lemahnya Wibawa Pemerintah

Regional
Paparan Visi Misi Jokowi dan Prabowo soal Terorisme Dinilai Kurang Elaboratif

Paparan Visi Misi Jokowi dan Prabowo soal Terorisme Dinilai Kurang Elaboratif

Nasional
Ribuan Warga Hadiri Haul Ayahanda Presiden Jokowi di Boyolali

Ribuan Warga Hadiri Haul Ayahanda Presiden Jokowi di Boyolali

Regional
Mayat Wanita Tanpa Tangan dan Kaki Ditemukan Mengapung di Sungai

Mayat Wanita Tanpa Tangan dan Kaki Ditemukan Mengapung di Sungai

Regional
Seorang Hakim Digerebek Bersama 2 Perempuan di Rumah Dinas

Seorang Hakim Digerebek Bersama 2 Perempuan di Rumah Dinas

Regional
Februari Mendatang, Pemerintah Luncurkan 2.000 Motor Listrik Gesits

Februari Mendatang, Pemerintah Luncurkan 2.000 Motor Listrik Gesits

Regional
Seberangkan Mobil dengan Rakit di Sungai, 1 Keluarga Tewas Tenggelam

Seberangkan Mobil dengan Rakit di Sungai, 1 Keluarga Tewas Tenggelam

Regional
Budi Luhur Laksanakan Pengabdian Masyarakat lewat KKN di 6 Provinsi

Budi Luhur Laksanakan Pengabdian Masyarakat lewat KKN di 6 Provinsi

Edukasi
Pembebasan Abu Bakar Ba'asyir Tinggal Tunggu Surat Perintah

Pembebasan Abu Bakar Ba'asyir Tinggal Tunggu Surat Perintah

Regional
Kerjasama Kemendikbud dan Pemprov DKI Tingkatkan Kualitas Guru

Kerjasama Kemendikbud dan Pemprov DKI Tingkatkan Kualitas Guru

Edukasi
Bupati Karawang Ikut Klarifikasi soal Pernyataan Sandiaga Uno di Debat Capres

Bupati Karawang Ikut Klarifikasi soal Pernyataan Sandiaga Uno di Debat Capres

Regional
Pasar Mayestik Kini Dilengkapi WiFi Gratis

Pasar Mayestik Kini Dilengkapi WiFi Gratis

Megapolitan
Filipina Beli Helikopter Black Hawk karena Pabrik Perakitannya Tidak di AS

Filipina Beli Helikopter Black Hawk karena Pabrik Perakitannya Tidak di AS

Internasional
Pasca-debat, Jokowi dan Prabowo Dinilai Tak Miliki Keinginan Politik Tuntaskan Kasus HAM Masa Lalu

Pasca-debat, Jokowi dan Prabowo Dinilai Tak Miliki Keinginan Politik Tuntaskan Kasus HAM Masa Lalu

Nasional
Residivis Kasus Curanmor Tertangkap Basah Merusak Kunci Kendaraan

Residivis Kasus Curanmor Tertangkap Basah Merusak Kunci Kendaraan

Megapolitan

Close Ads X