Trump Ajak Kim Jong Un Lihat Limosinnya Berjuluk "Si Buas"

Kompas.com - 13/06/2018, 12:52 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump ketika mengajak Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un melihat limosin kenegaraan berjuluk Si Buas Selasa (12/6/2018).NBC via Daily Mirror Presiden Amerika Serikat Donald Trump ketika mengajak Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un melihat limosin kenegaraan berjuluk Si Buas Selasa (12/6/2018).

SINGAPURA, KOMPAS.com - Pertemuan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un tidak melulu soal denuklirisasi.

Ada beberapa kejadian menarik ketika keduanya bertemu di Hotel Capella, Singapura, pada Selasa pagi (12/6/2018) waktu setempat.

Dilansir Daily Mirror, salah satunya ketika Trump mengajak Kim untuk melongok limosinnya selepas jamuan makan siang.

Baca juga: Inilah 7 Hal Menarik dari Pertemuan Bersejarah Trump dan Kim Jong Un


Ketika anggota Secret Service membukakan pintu limosin jenis Cadillac itu, Kim kemudian menunjukkan gestur kagum dengan isi di dalamnya.

Limosin berjuluk The Beast atau "Si Buas" itu mempunyai bobot sekitar 4,5 ton, dan berharga 1,5 poundsterling Inggris, atau Rp 27,9 miliar.

Mobil tersebut bisa menahan serangan gas kimia maupun senjata biologis, mempunyai struktur baja, dan kacanya anti-peluru.

Mobil tersebut juga mendapat fasilitas khusus penunjang kehidupan seperti suplai darah dan mesin pertolongan pertama saat kecelakaan.

Sebenarnya bukan Trump saja yang datang dengan mobil mewah. Kim datang dengan menaiki Mercedes Maybach, yang seharusnya tidak boleh dia miliki karena di bawah sanksi internasional.

Namun, pakar bahasa tubuh Darren Stanton kepada The Sun menjelaskan, presiden ke-45 dalam sejarah AS itu sedang menunjukkan bahwa dia pemimpin paling berkuasa.

"Saya percaya, Trump menunjukkan mobilnya kepada Kim dengan maksud untuk berkata 'Anda memang punya Maybach. Namun lihat apa yang saya miliki!'," ujar Stanton.

Pertemuan yang dimulai pada pukul 09.00 waktu setempat tersebut menghasilkan empat keputusan yang ditandatangani oleh kedua pemimpin itu.

Baca juga: Keputusan Trump Akhiri Latihan Militer dengan Korsel Kejutkan Pentagon

Selain kesanggupan Kim untuk melucuti senjata nuklirnya, Korut juga diminta untuk menyerahkan tawanan perang atau jenazah tentara yang hilang.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Polisi Perancis Buru Pelaku Serangan Bom di Lyon

Polisi Perancis Buru Pelaku Serangan Bom di Lyon

Internasional
Sebelum Kedatangan Trump, Jepang Diguncang Gempa

Sebelum Kedatangan Trump, Jepang Diguncang Gempa

Internasional
PM Pakistan: Perang di Kawasan Teluk Bukan Solusi Setiap Masalah

PM Pakistan: Perang di Kawasan Teluk Bukan Solusi Setiap Masalah

Internasional
Warga Yahudi di Jerman Diperingatkan agar Tak Pakai Topi Kipah

Warga Yahudi di Jerman Diperingatkan agar Tak Pakai Topi Kipah

Internasional
Sejarah Terbentuknya Cikal Bakal Uni Eropa 70 Tahun Lalu

Sejarah Terbentuknya Cikal Bakal Uni Eropa 70 Tahun Lalu

Internasional
Mimpi JFK Mendaratkan Manusia di Bulan dan Narasi Melawan Komunisme

Mimpi JFK Mendaratkan Manusia di Bulan dan Narasi Melawan Komunisme

Internasional
Korban Keganasan Puncak Everest Berjatuhan, 10 Pendaki Tewas

Korban Keganasan Puncak Everest Berjatuhan, 10 Pendaki Tewas

Internasional
Jadi Tamu Kehormatan Jepang, Trump Bakal Nonton Sumo dan Temui Kaisar

Jadi Tamu Kehormatan Jepang, Trump Bakal Nonton Sumo dan Temui Kaisar

Internasional
Murid Sekolah di Australia Pamer Kemampuan Berbahasa dan Kesenian Indonesia

Murid Sekolah di Australia Pamer Kemampuan Berbahasa dan Kesenian Indonesia

Internasional
Intip Aksi Robot Pertama yang Bersihkan Kaca Gedung Pencakar Langit

Intip Aksi Robot Pertama yang Bersihkan Kaca Gedung Pencakar Langit

Internasional
Korut Sebut Penyelesaian Masalah Nuklir dengan AS Akan Suram, kecuali...

Korut Sebut Penyelesaian Masalah Nuklir dengan AS Akan Suram, kecuali...

Internasional
Napi Sandera Pengunjung Picu Bentrokan dengan Polisi, 25 Orang Tewas

Napi Sandera Pengunjung Picu Bentrokan dengan Polisi, 25 Orang Tewas

Internasional
Bunuh Rekannya di Panti Jompo, Nenek 102 Tahun Jadi Tersangka

Bunuh Rekannya di Panti Jompo, Nenek 102 Tahun Jadi Tersangka

Internasional
May Mundur, Ini 4 Hal soal Pertarungan Merebut Kursi PM Inggris...

May Mundur, Ini 4 Hal soal Pertarungan Merebut Kursi PM Inggris...

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Saudi Tak Ingin Perang | Pelecehan di Pesawat

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Saudi Tak Ingin Perang | Pelecehan di Pesawat

Internasional

Close Ads X