Disimpan di Kotak Sepatu, Vas Kaisar China Ini Terjual Rp 264 Miliar

Kompas.com - 13/06/2018, 11:16 WIB
Vas berbahan porselen itu dibuat untuk Kaisar Qianlong yang berkuasa pada dinasti Qing. (AFP/Thomas Samson) Vas berbahan porselen itu dibuat untuk Kaisar Qianlong yang berkuasa pada dinasti Qing. (AFP/Thomas Samson)

PARIS, KOMPAS.com - Vas China antik dari abad ke-18 yang telah terlupakan selama beberapa dekade dan disimpan di dalam kotak sepatu, telah terjual senilai 19 juta dollar AS atau sekitar Rp 264,9 miliar.

Penjualan yang dilakukan oleh balai lelang Sotheby di Paris, Perancis, membukukan harga vas hingga 30 kali lebih besar dari perkiraan.

Pakar seni Asia balai lelang Sotheby, Oliver Valmier mengatakan, vas berbahan porselen itu dibuat untuk Kaisar Qianlong yang berkuasa pada dinasti Qing.

Baca juga: Vas Kaisar China dari Abad Ke-18 Dilelang Mulai Rp 8,3 Miliar


"Ini merupakan hasil karya seni utama, seperti kami baru saja menemukan Caravaggio," katanya.

Michelangelo Merisi da Caravaggio merupakan pelukis Italia ternama yang memiliki khas gaya revolusioner.

Vas dalam kondisi sempurna dan menjadi satu-satunya contoh di dunia dengan detail yang masih utuh.

Pada akhir abad 19, sebuah keluarga di dekat Paris memperoleh vas tersebut. Selanjutnya, vas disimpan di dalam kotak sepatu selama beberapa dekade.

"Kami sangat tidak menyukai vas itu, dan kakek-nenek kami juga tidak menyukainya," kata pemilik vas yang tidak disebutkan identitasnya.

Vas masih terletak di dalam kotak sepatu ketika diperlihatkan oleh pakar balai lelang Sotheby.

Baca juga: Penyuap Belikan Istri Assad Vas dan Lampu Armani Seharga Rp 49,3 Juta

Harga lelang tertinggi diajukan oleh seorang kolektor muda asal China yang hadir dalam pelelangan. Penjualan vas ini merupakan tertinggi yang pernah tercatat di Sotheby.

Pria yang tidak disebutkan identitasnya ini tampak mengenakan kaos olahraga. Namun, dia berhasil mengalahkan tawaran dari kolektor asal China lainnya.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

Internasional
2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

Internasional
Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Internasional
Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Internasional
Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Internasional
Trump: Klaim Iran Tangkap Agen Rahasia CIA Benar-benar Ngawur

Trump: Klaim Iran Tangkap Agen Rahasia CIA Benar-benar Ngawur

Internasional
Abe: Kurangi Ketegangan AS dengan Iran, Jepang Akan Lakukan Segala Cara

Abe: Kurangi Ketegangan AS dengan Iran, Jepang Akan Lakukan Segala Cara

Internasional
Duterte Minta Terapkan Lagi Hukuman Mati bagi Pengedar Narkoba dan Perampok

Duterte Minta Terapkan Lagi Hukuman Mati bagi Pengedar Narkoba dan Perampok

Internasional
Intelijen Iran: CIA Sudah 2 Kali Kalah Telak

Intelijen Iran: CIA Sudah 2 Kali Kalah Telak

Internasional
India Luncurkan Roket Chandrayaan-2 untuk Misi Pendaratan di Bulan

India Luncurkan Roket Chandrayaan-2 untuk Misi Pendaratan di Bulan

Internasional
Versi Iran, Begini Cara CIA Rekrut Agen Rahasia dan Menyusup ke Negaranya

Versi Iran, Begini Cara CIA Rekrut Agen Rahasia dan Menyusup ke Negaranya

Internasional
Bocah 13 Tahun di China Ketahuan Menerbangkan 2 Pesawat Sendirian

Bocah 13 Tahun di China Ketahuan Menerbangkan 2 Pesawat Sendirian

Internasional
China Sebut Unjuk Rasa di Hong Kong Dilakukan Perusuh dan Tak Bisa Ditoleransi

China Sebut Unjuk Rasa di Hong Kong Dilakukan Perusuh dan Tak Bisa Ditoleransi

Internasional
Menhan Inggris Sebut Jumlah Kapal Perang Mereka Tak Cukup di Tengah Ketegangan dengan Iran

Menhan Inggris Sebut Jumlah Kapal Perang Mereka Tak Cukup di Tengah Ketegangan dengan Iran

Internasional
Iran Ungkap Jaringan Mata-mata CIA Berkat Bantuan 'Negara Asing'

Iran Ungkap Jaringan Mata-mata CIA Berkat Bantuan "Negara Asing"

Internasional
Close Ads X