Begini Balasan Trump terhadap Kecaman Robert De Niro

Kompas.com - 13/06/2018, 09:58 WIB
Aktor Robert De Niro berbicara di panggung unjuk rasa We Stand United di di luar Trump International Hotel & Tower, Kota New York, Kamis (19/1/2017) malam. D Dipasupil/Getty Images/AFP Aktor Robert De Niro berbicara di panggung unjuk rasa We Stand United di di luar Trump International Hotel & Tower, Kota New York, Kamis (19/1/2017) malam.

SINGAPURA, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump membalas kecaman aktor Hollywood Robert De Niro.

Dalam pernyataan di Twitter yang dia kicaukan saat berada di Air Force One untuk kembali ke AS dari Singapura, Trump menyebut De Niro sebagai individu dengan kecerdasan intelektual yang rendah.

"Robert De Niro, seorang individu dengan IQ sangat rendah, yang telah menerima banyak pukulan di kepala oleh petinju sungguhan di film," kicau Trump, Rabu (13/6/2018).

"Saya menyaksikan dia semalam dan sangat yakin dia mungkin 'pusing kena tinju'," katanya.


"Saya rasa dia tidak menyadari ekonomi sekarang yang terbaik, lapangan kerja tertinggi, dan banyak perusahaan kembali ke negara kita. Bangunlah, Punchy," kicau Trump.

Trump mengecam De Niro, setelah bintang itu mencela dia dengan pidato sarat sumpah serapah pada ajang penghargaan Tony Awards.

De Niro mendapat tepuk tangan meriah untuk dua kata yang menyerang Trump setelah pidato di Tony Awards pada Minggu (11/6/2018) malam.

Aktor pemenang Oscar ini telah membintangi sejumlah film tinju, termasuk Raging Bull.

Kata-kata kasarnya disensor oleh stasiun jaringan CBS untuk jutaan pemirsa televisi, tapi masih menuai reaksi di media sosial.

Baca juga: Inilah 7 Hal Menarik dari Pertemuan Bersejarah Trump dan Kim Jong Un

De Niro ini telah lama menjadi pengkritik Trump paling vokal. Dia merilis video selama kampanye pemilu presiden AS pada 2016 yang berisi celaan terhadap Trump.

Dia menyebut Trump sebagai orang tolol dan bencana nasional bagi AS. Dia mengatakan akan pindah ke Italia jika Trump terpilih.

"Saya mungkin harus pindah ke sana," kata De Niro.



Terkini Lainnya

Polisi Perancis Buru Pelaku Serangan Bom di Lyon

Polisi Perancis Buru Pelaku Serangan Bom di Lyon

Internasional
Sebelum Kedatangan Trump, Jepang Diguncang Gempa

Sebelum Kedatangan Trump, Jepang Diguncang Gempa

Internasional
PM Pakistan: Perang di Kawasan Teluk Bukan Solusi Setiap Masalah

PM Pakistan: Perang di Kawasan Teluk Bukan Solusi Setiap Masalah

Internasional
Warga Yahudi di Jerman Diperingatkan agar Tak Pakai Topi Kipah

Warga Yahudi di Jerman Diperingatkan agar Tak Pakai Topi Kipah

Internasional
Sejarah Terbentuknya Cikal Bakal Uni Eropa 70 Tahun Lalu

Sejarah Terbentuknya Cikal Bakal Uni Eropa 70 Tahun Lalu

Internasional
Mimpi JFK Mendaratkan Manusia di Bulan dan Narasi Melawan Komunisme

Mimpi JFK Mendaratkan Manusia di Bulan dan Narasi Melawan Komunisme

Internasional
Korban Keganasan Puncak Everest Berjatuhan, 10 Pendaki Tewas

Korban Keganasan Puncak Everest Berjatuhan, 10 Pendaki Tewas

Internasional
Jadi Tamu Kehormatan Jepang, Trump Bakal Nonton Sumo dan Temui Kaisar

Jadi Tamu Kehormatan Jepang, Trump Bakal Nonton Sumo dan Temui Kaisar

Internasional
Murid Sekolah di Australia Pamer Kemampuan Berbahasa dan Kesenian Indonesia

Murid Sekolah di Australia Pamer Kemampuan Berbahasa dan Kesenian Indonesia

Internasional
Intip Aksi Robot Pertama yang Bersihkan Kaca Gedung Pencakar Langit

Intip Aksi Robot Pertama yang Bersihkan Kaca Gedung Pencakar Langit

Internasional
Korut Sebut Penyelesaian Masalah Nuklir dengan AS Akan Suram, kecuali...

Korut Sebut Penyelesaian Masalah Nuklir dengan AS Akan Suram, kecuali...

Internasional
Napi Sandera Pengunjung Picu Bentrokan dengan Polisi, 25 Orang Tewas

Napi Sandera Pengunjung Picu Bentrokan dengan Polisi, 25 Orang Tewas

Internasional
Bunuh Rekannya di Panti Jompo, Nenek 102 Tahun Jadi Tersangka

Bunuh Rekannya di Panti Jompo, Nenek 102 Tahun Jadi Tersangka

Internasional
May Mundur, Ini 4 Hal soal Pertarungan Merebut Kursi PM Inggris...

May Mundur, Ini 4 Hal soal Pertarungan Merebut Kursi PM Inggris...

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Saudi Tak Ingin Perang | Pelecehan di Pesawat

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Saudi Tak Ingin Perang | Pelecehan di Pesawat

Internasional

Close Ads X