Inilah 7 Hal Menarik dari Pertemuan Bersejarah Trump dan Kim Jong Un - Kompas.com

Inilah 7 Hal Menarik dari Pertemuan Bersejarah Trump dan Kim Jong Un

Kompas.com - 13/06/2018, 09:14 WIB
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kanan) berjalan bersama Presiden AS Donald Trump pada pertemuan bersejarah antara AS-Korea Utara, di Hotel Capella di Pulau Sentosa, Singapura, Selasa (12/6/2018). Pertemuan ini merupakan yang pertama kalinya bagi pemimpin kedua negara dan menjadi momentum negosiasi untuk mengakhiri kebuntuan permasalahan nuklir yang telah terjadi puluhan tahun.AFP PHOTO/SAUL LOEB Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kanan) berjalan bersama Presiden AS Donald Trump pada pertemuan bersejarah antara AS-Korea Utara, di Hotel Capella di Pulau Sentosa, Singapura, Selasa (12/6/2018). Pertemuan ini merupakan yang pertama kalinya bagi pemimpin kedua negara dan menjadi momentum negosiasi untuk mengakhiri kebuntuan permasalahan nuklir yang telah terjadi puluhan tahun.

SINGAPURA, KOMPAS.com — Pertemuan bersejarah Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un yang terukir di Singapura pada Selasa (12/6/2018) masih menyisakan kenangan manis yang akan terus dibicarakan.

Namun, ada juga beberapa momen unik, haru, dan jenaka yang menghiasi pertemuan Trump dan Kim.

Berikut tujuh hal menarik dari pertemuan bersejarah Trump dan Kim Jong Un.

1. Pantai

Sebelum menjadi orang nomor wahid di AS, Trump lebih dikenal karena kerajaan propertinya.

Ketika berjumpa dengan Kim, Trump melontarkan pernyataan yang mengejutkan. Dia menyebutkan daya tarik Korea Utara adalah pantainya.

Dia bahkan memberi saran kepada Kim untuk membangun kondominium di sekitar pantai di wilayah Korut.

Baca juga: Ini Kata Para Pemimpin Negara Soal Pertemuan Trump-Kim Jong Un

"Mereka (Korut) memiliki pantai-pantai yang bagus. Anda bisa lihat kapan saja mereka meledakkan meriam mengarah ke laut," katanya kepada jurnalis seusai bertemu Kim.

"Saya bilang (kepada Kim), 'Lihat pemandangan itu. Bukankah itu akan menjadi kondominium yang hebat," ucap Trump.

2. Pose

Trump sempat bercanda kepada fotografer yang akan mengambil gambarnya bersama Kim sebelum menyantap makan siang.

"Mau ambil gambar yang bagus, semuanya? Jadi biar kami terlihat rapi, tampan, dan kurus, dan sempurna?" kelakarnya.

Namun, perkataan Trump ini tidak diterjemahkan oleh penerjemah Kim sehingga membuat Pemimpin Korut tersebut hanya berekspresi datar.

3. Video

Wartawan disuguhi video 4 menit yang sangat tidak biasa dalam bahasa Korea dan Inggris sebelum konferensi pers Trump digelar.

Dengan latar belakang musik tegang dan gambar yang kuat, serta suara narator.

"Apakah pemimpin ini memilih untuk memajukan negaranya... Akankah dia menjabat tangan perdamaian dan menikmati kemakmuran seperti yang belum pernah dia lihat? ... Jalan mana yang akan terpilih?" ucap narator di video.

"Menampilkan Presiden Donald Trump dan Ketua Kim Jong-un dalam pertemuan untuk menorehkan sejarah, untuk bersinar di bawah sinar matahari. Satu momen, satu pilihan. Masa depan masih harus ditulis," demikian ucapan narator dalam video tersebut.

Video tersebut juga dipamerkan Trump melalui akun Twitter-nya.

4. The Beast

Setelah pertemuan bilateral rampung, Trump menunjukkan mobil kepresidenan AS berjuluk "The Beast" kepada Kim.

Kamera mengikuti langkah keduanya ketika berjalan menuju mobil limusin berwarna hitam itu.

Kim sempat melihat sisi dalam "The Beast" sebentar.

5. Pena

Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menandatangani kesepakatan usai melakukan pertemuan di Hotel Capella, Singapura, Selasa (12/6/2018). Penandatanganan ini disaksikan Menlu AS Mike Pompeo dan adik Kim Jong Un, Kim Yo Jong.
AFP/SAUL LOEB Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menandatangani kesepakatan usai melakukan pertemuan di Hotel Capella, Singapura, Selasa (12/6/2018). Penandatanganan ini disaksikan Menlu AS Mike Pompeo dan adik Kim Jong Un, Kim Yo Jong.

Pena untuk penandatanganan dokumen awalnya dipilih berwarna hitam dengan hiasan tanda tangan Trump dalam warna emas.

Tetapi pada saat-saat terakhir, adik perempuan Kim Jong Un, Kim Yo Jong, mengganti pena Pemimpin Korea Utara menjadi bolpoin.

Keamanan Kim memang menjadi perhatian utama, tetapi tidak jelas apakah pena itu ditukar dengan alasan keamanan atau politik.

6. Es krim dan nasi goreng

Es krim Haagen-Dazs rasa vanila menjadi salah satu makanan penutup dalam jamuan makan siang Trump dan Kim, serta delegasi mereka masing-masing.

Berdasarkan salinan menu makan siang mereka, pilihan hidangan utama termasuk nasi goreng Yangzhou dengan sambal.

7. Air mata

Mantan pemain atlet basket Dennis Rodman yang pernah mengunjungi Korut sebanyak lima kali  terlihat bercucuran air mata ketika menanggapai pertemuan kedua pemimpin.

"Hari ini merupakan hari yang luar biasa bagi semua orang. Saya sangat bahagia," katanya.


Komentar
Close Ads X