Pulau Benteng di Inggris Ini Dijual Seharga Rp 7,4 Miliar - Kompas.com

Pulau Benteng di Inggris Ini Dijual Seharga Rp 7,4 Miliar

Kompas.com - 13/06/2018, 05:05 WIB
Benteng Stack Rock di Inggris yang didirikan pada awal 1850-an ini dijual dengan harga 400.000 poundsterling atau sekitar Rp 7,4 miliar.
DAILY MAIL / WALES NEWS SERVICE Benteng Stack Rock di Inggris yang didirikan pada awal 1850-an ini dijual dengan harga 400.000 poundsterling atau sekitar Rp 7,4 miliar.

PEMBROKESHIRE, KOMPAS.com - Sebuah pulau benteng bersejarah yang dibangun pada abad ke-19 di Inggris kini berpeluang dimiliki siapa pun yang memiliki uang 400.000 poundsterling atau sekitar Rp 7,4 miliar.

Benteng Stack Rock yang berada di lepas pantai Milford Haven di Pembrokeshire, Inggris saat ini tengah berada di bursa properti setelah pemilik sebelumnya memutuskan untuk menjualnya.

Bagi yang penasaran apakah harga benteng tersebut mahal, di London sebuah apartemen satu kamar rata-rata bernilai 471.944 poundsterling (sekitar Rp 8,8 miliar), menurut Kantor Perdaftaran Pertanahan Inggris.

Baca juga: Benteng Berusia 3.000 Tahun Ditemukan di Dasar Sebuah Danau di Turki

Dilansir Daily Mail, benteng itu dibangun pada tahun 1850 hingga 1853. Itu memiliki nilai sejarah terutama dalam mempertahankan wilayah Inggris dari serangan pasukan Perancis di bawah pimpinan Napoleon III.

Bangunan benteng tersebut awalnya merupakan bagian dari serangkaian benteng pertahanan Inggris dan galangan angkatan laut kerajaan di Dermaga Pembroke.

Benteng itu dirancang untuk membela Inggris dari serbuan Perancis. Awalnya dilengkapi dengan 16 buah senjata meriam seberat 18 ton dan dihuni hingga lebih dari 150 orang.

Bangunan benteng terdiri dari tiga lantai dengan tangga spiral yang menghubungkan masing-masing lantai. Juga terdapat kamar meriam, barak prajurit, dan yang paling istimewa yakni pemandangan perairan Haven seluas 360 derajat.

Benteng tersebut sebelumnya pernah ditawarkan pada 2015 senilai 150.000 poundsterling (sekitar Rp 2,8 miliar).

Baca juga: Kemegahan Benteng Duurstede, Saksi Kejayaan Maluku Zaman Kolonial

Menurut situs penjualan properti Purplebricks, benteng tersebut saat ini dimiliki pribadi dan sangat terbuka untuk pengembangan.

"Pemilik sebelumnya telah menanyakan perihal potensi untuk mengubah bangunan benteng menjadi tempat tinggal komersial yang terhubung langsung ke daratan utama," tulis laman situs penjualan.


Komentar
Close Ads X