Kompas.com - 12/06/2018, 14:48 WIB

TAIPEI, KOMPAS.com - Amerika Serikat secara resmi membuka kantor perwakilannya di Taiwan, Selasa (12/6/2018). Peresmian kantor tersebut sekaligus menandakan komitmen AS dalam membantu mempertahankan pemerintahan di pulau itu, di tengah ketegangan yang terjadi antara Taipei dengan Beijing.

Peresmian gedung kantor perwakilan berlantai empat yang menelan anggaran sebesar 250 juta dolar AS, atau sekitar Rp 3,4 triliun, itu turut dihadiri para pejabat senior AS dan Taiwan, termasuk Presiden Tsai Ing-wen.

Gedung kantor Institusi Amerika di Taiwan itu disebut memiliki struktur paling aman dan kuat di antara gedung-gedung lain di pulau itu. Struktur bangunan disebut tahan ledakan.

Baca juga: AS Pertimbangkan Kirim Kapal Perang ke Selat Taiwan

"Bangunan ini mewakili lebih dari sekadar baja, kaca dan beton. Ini akan menjadi simbol kekuatan dan semangat kemitraan AS dengan Taiwan pada abad ke-21," kataWakil Menteri Luar Negeri Urusan Pendidikan dan Kebudayaan AS, Marie Royce, saat peresmian.

Presiden Taiwan Tsai Ing-wen tersenyum menanggapi pernyataan Royce dan sepakat dengan menyebut gedung perwakilan AS tersebut sebagai simbol hubungan yang semakin menjanjikan antara Washington dengan Taipei.

Hubungan antara Taiwan dengan China semakin tegang menyusul dilantiknya Tsai dan berkuasanya Partai Progresif Demokrat sejak 2016.

Beijing selama ini masih menganggap pemerintahan Taiwan yang mandiri sebagai bagian dari mereka dan siap merebut kembali meski jika harus dengan kekuatan.

Pemerintah China terus berusaha meningkatkan tekanan politiknya di pulau itu dan menghentikan segala dialog lintas selat serta mengisolasi secara internasional dengan memburu sekuru diplomatiknya di luar negeri.

Militer China juga telah meningkatkan latihan militer maupun patroli udara di sekitar Taiwan.

Baca juga: Hilang saat Latihan Militer, Jet F-16 Taiwan Ditemukan Jatuh di Gunung

Pemerintah Trump diyakini sengaja tidak mengutus pejabat setingkat kabinet dalam peresmian kantor perwakilan tersebut demi menghindari ketegangan lain dengan China.

Meski demikian, politikus Taiwan, berharap Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo dan penasihat keamanan nasional AS John Bolton untuk dapat mengunjungi kantor baru tersebut tahun ini.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.