Kompas.com - 12/06/2018, 13:53 WIB
Warga berkumpul di stasiun kereta api di Seoul untuk menyaksikan siaran langsung pertemuan antara Presiden Trump dengan Kim Jong Un, Selasa (12/6/2018). AFP / JUNG YEON-JEWarga berkumpul di stasiun kereta api di Seoul untuk menyaksikan siaran langsung pertemuan antara Presiden Trump dengan Kim Jong Un, Selasa (12/6/2018).

SEOUL, KOMPAS.com — Masyarakat dunia turut menyaksikan saat-saat Presiden AS Donald Trump berjabat tangan untuk pertama kalinya dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

Pertemuan tingkat tinggi antara Trump dengan Kim telah berlangsung di Hotel Capella, Singapura, pada Selasa (12/6/2018).

Momen jabat tangan pertama antara Trump dan Kim yang berlangsung selama sekitar 10 detik telah menarik jutaan pasang mata seusai disiarkan secara langsung ke berbagai negara.

Orang-orang yang tengah berjalan di jalan-jalan di Singapura sejenak berhenti dan mengarahkan pandangan ke layar besar yang terpasang di sejumlah tempat publik.

Baca juga: Jabat Tangan 10 Detik yang Bersejarah antara Trump dan Kim Jong Un

Di Korea Selatan, orang-orang berkumpul di stasiun kereta api dan berbagai lokasi lain untuk menonton pertemuan penting tersebut bersama-sama.

Warga pun spontan bertepuk tangan saat Kim dan Trump saling bertukar sapa dan dilanjutkan dengan jabat tangan yang hangat.

Kantor berita Korea Selatan, Yonhap menunjukkan saat Presiden Moon Jae-in tersenyum menyaksikan momen jabat tangan antara rekan AS dan Korea Utara-nya

"Pertemuan Korea Utara dengan AS kini telah dimulai. Saya pikir perhatian semua orang saat ini diarahkan ke Singapura," kata Moon dikutip saat menjelang pertemuan kabinet.

Di Koreatown, Los Angeles, banyak orang berkumpul di tempat publik, seperti restoran untuk menyaksikan pertemuan tingkat tinggi yang tengah berlangsung di Singapura itu.

Mereka pun bertepuk tangan saat momen jabat tangan Trump dan Kim ditampilkan di layar televisi.

Di New York, orang-orang yang melintas di Times Square berhenti sejenak untuk menyaksikan siaran langsung pertemuan Trump-Kim di layar televisi di gedung-gedung.

Pejalan kaki di Jepang berhenti di depan layar besar yang menyiarkan siaran langsung pertemuan Presiden AS Donald Trump dengan Kim Jong Un.AFP / MARTIN BUREAU Pejalan kaki di Jepang berhenti di depan layar besar yang menyiarkan siaran langsung pertemuan Presiden AS Donald Trump dengan Kim Jong Un.
Di Tokyo, Jepang, orang-orang berebut koran edisi khusus yang memuat pertemuan AS dan Korea Utara di Singapura. Sementara para pejalan kaki memilih berhenti sejenak untuk menyaksikan siaran langsung di layar televisi di gedung pertokoan.

Baca juga: Trump: Pertemuan Empat Mata dengan Kim Berlangsung Sangat Baik



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X