Usai Makan Siang, Trump-Kim Menandatangani Kesepakatan

Kompas.com - 12/06/2018, 12:16 WIB
Presiden AS Donald Trump (kiri) berjalan bersama Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menuju lokasi penandatanganan dokumen usai makan siang bersama. AFP / SAUL LOEBPresiden AS Donald Trump (kiri) berjalan bersama Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menuju lokasi penandatanganan dokumen usai makan siang bersama.

SINGAPURA, KOMPAS.com - Presiden AS Donald Trump bersama dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menuju lokasi penandatanganan usai makan siang bersama.

Melansir dari Channel News Asia, kedua pemimpin negara itu berjalan bersama menuju lokasi penandatanganan. Namun belum diketahui dokumen apa yang akan ditandatangi keduanya.

"Sekarang kami akan menuju tempat penandatanganan," kata Trump singkat sembari berjalan di samping Kim menyusuri jalan setapak di tengah taman kecil di Hotel Capella.

Sebelumnya, kedua pemimpin negara itu baru saja menyelesaikan makan siang bersama yang digelar usai pertemuan empat mata yang berlangsung selama sekitar 45 menit dengan hanya didampingi penerjemah.

Baca juga: Trump: Pertemuan Empat Mata dengan Kim Berlangsung Sangat Baik

Dalam acara makan siang, Trump didampingi delegasi AS yang di antaranya ada Menteri Luar Negeri Mike Pompeo, Kepala Staf Gedung Putih John Kelly dan Penasihat Keamanan Nasional John Bolton.

Sementara delegasi yang mendampingi Kim di antaranya Wakil Ketua Komite Sentral Partai Buruh Korea Kim Yong Chol, yang berwenang dalam menentukan kebijakan luar negeri dan strategi pertahanan untuk negara tersebut.

Hadir juga wakil ketua Komite Sentral, Ri Su Yong; Menteri Luar Negeri, Ri Yong Ho, dan Menteri Angkatan Bersenjata Rakyat No Kwang Chol.

Presiden Trump bertemu dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di Hotel Capella, Pulau Sentosa, pada Selasa (12/6/2018) sejak pukul 09.00 pagi waktu Singapura, dalam agenda pertemuan berprofil tinggi.

Pertemuan tersebut salah satunya akan membahas perihal denuklirisasi Korea Utara.

Baca juga: Inilah Menu Makan Siang Kim Jong Un dan Donald Trump



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X