Kompas.com - 12/06/2018, 11:27 WIB
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyempatkan diri menyapa awak media di balkon Hotel Capella, Singapura, Selasa (12/6/2018). (AFP/Saul Loeb) Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyempatkan diri menyapa awak media di balkon Hotel Capella, Singapura, Selasa (12/6/2018). (AFP/Saul Loeb)

SINGAPURA, KOMPAS.com — Sebelum bergabung dengan pertemuan bilateral bersama delegasi masing-masing, Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un bertemu secara empat mata.

Dalam tatap muka selama 38 menit, Trump dan Kim didampingi penerjemah. Setelah keluar dari ruangan menuju ruangan lainnya, keduanya menyapa awak media dari balkon Hotel Capella, di Singapura.

Kepada jurnalis, Trump menyatakan, pembicaran empat mata berlangsung sangat baik.

Baca juga: Inilah Menu Makan Siang Kim Jong Un dan Donald Trump

"Sangat, sangat baik. Hubungan yang luar biasa," katanya, Selasa (12/6/2018).

Selanjutnya, Trump dan Kim melanjutkan pertemuan bilateral bersama penasihat mereka.

Di barisan delegasi Trump, hadir Menteri Luar Negeri Mike Pompeo, Kepala Staf John Kelly, dan Pkeamanan Nasional John Bolton.

Kendati berharap akan mencapai kesepakatan agar Korut menyerahkan senjata nuklirnya, dia menyebut pertemuan hari ini merupakan awal dari proses untuk saling mengenal satu sama lain.

Ketika berada di ruangan, terdengar Trump berbicara mengenai penyelesaian.

"Kami kan memecahkannya. Kami akan berhasil dan saya menantikan bekerja sama dengan Anda," katanya.

Baca juga: Trump Yakin Pertemuan dengan Kim Akan Berhasil Luar Biasa

Trump melanjutkan ucapannya ketika duduk di hadapan Kim, yang dipisahkan oleh meja.

"Ini akan selesai," ujarnya.

Kini, keduanya sedang bersiap untuk mulai makan siang bersama.

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Jalan Panjang Menuju pertemuan Trump dan Kim



Sumber BBC,TheHill
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X