Libya akan Bebaskan Sejumlah Mantan Pejabat Era Gaddafi

Kompas.com - 11/06/2018, 22:45 WIB
Ilustrasi thawornnurakIlustrasi

TRIPOLI, KOMPAS.com - Otoritas Libya berencana membebaskan sejumlah pejabat senior dari era Muammar Gaddafi. Pembebasan tersebut berkaitan dengan kondisi kesehatan para mantan pejabat tersebut.

Melansir dari The New Arab, Direktur Kantor Penyelidikan Jaksa Agung Negara, Seddik al-Sour, mengatakan, di antara tahanan mantan pejabat yang akan dibebaskan termasuk Abu Zaid Dorda, yang bertindak sebagai kepala mata-mata rezim Gaddafi.

"Dorda dan sejumlah mantan pejabat rezim Gaddafi akan segera dibebaskan," ujar Sour.

"Keputusan ini dibuat usai dokter mengonfirmasi bahwa kesehatan Dorda dan mantan pejabat lainnya dalam kondisi kritis dan tidak dapat mendapat penanganan di dalam tahanan," tambahnya.


Baca juga: Perbudakan di Libya: Kisah dari Dalam Penampungan

Sour menambahkan, seorang tahanan mantan pejabat lain yang akan dibebaskan yakni mantan pejabat intelijen militer Abdel Hamid Ammar dan mantan kepala angkatan udara Abdel Karim al-Kadeiki.

Sebanyak 32 pejabat rezim Gaddafi telah dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman pada tahun 2015 atas tindak kejahatan serius yang dilakukan selama pemberontakan 2011 yang menggulingkan kekuasaan diktator Muammar Gaddafi.

Dorda, yang telah berusia 74 tahun, dijatuhi hukuman mati bersama dengan sembilan mantan pejabat rezim lainnya.

Sementara terdakwa mantan pejabat lainnya dijatuhi hukuman penjara mulai dari lima tahun hingga seumur hidup.

Kelompok-kelompok hak asasi manusia telah mengecam pemerintah Libya yang dianggap melakukan pelanggaran serius selama berlangsungnya proses persidangan.

Libya telah terjun ke dalam kekacauan yang diawali dengan pemberontakan terhadap rezim berkuasa pada 2011 lalu.

Saat ini, negara ini terbelah antara pemerintah-pemerintah yang bersaing di timur dan barat dengan masing-masing didukung oleh sejumlah milisi.

Baca juga: Kelompok Bersenjata Libya Bebaskan Migran Sudan dari Penculik

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

Internasional
Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

Internasional
Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

Internasional
Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

Internasional
Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Internasional
Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung 'Teroris' di Suriah

Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung "Teroris" di Suriah

Internasional
Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Internasional
Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Internasional
Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Internasional
Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak 'Rahasiakan' Halaman Depan

Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak "Rahasiakan" Halaman Depan

Internasional
Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Internasional
Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Internasional
Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Internasional
Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Internasional
Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X