Kunjungan Luar Negeri Pertama Pangeran Harry-Meghan Ikuti Putri Diana

Kompas.com - 11/06/2018, 16:16 WIB
Pangeran Harry, Duke of Sussex (R), dan istrinya, Meghan, Duchess of Sussex, saat menghadiri ulang tahun ke 70 Prince of Wales  di Buckingham Palace, London 22 Mei 2018.
AFP PHOTO / POOL / Dominic Lipinski DOMINIC LIPINSKIPangeran Harry, Duke of Sussex (R), dan istrinya, Meghan, Duchess of Sussex, saat menghadiri ulang tahun ke 70 Prince of Wales di Buckingham Palace, London 22 Mei 2018. AFP PHOTO / POOL / Dominic Lipinski

LONDON, KOMPAS.com - Kerajaan Inggris mengumumkan kunjungan luar negeri pertama Pangeran Harry dan Meghan Markle setelah berstatus suami istri.

Dilansir Sky News Senin (11/6/2018), Istana Kensington menyatakan pasangan Duke dan Duchess of Sussex itu bakal mengikuti ibu Pangeran Harry, mendiang Putri Diana.

Pangeran Harry dan Meghan bakal mengunjungi Australia dan Selandia Baru, persis seperti yang dilakukan Putri Diana dan Pangeran Charles pasca-menikah di 1981.

Baca juga: Ratu Elizabeth Hadiahkan Pondok untuk Harry dan Meghan

Saat itu, Diana dan Pangeran Charles menghabiskan 41 hari di dua negara tersebut, dan total kunjungannya mencapai 37.982 kilometer.

Dalam keterangan resmi Istana Kensington, Pangeran Harry dan Meghan berkunjung ke Australia dan Selandia Baru berkunjung atas undangan langsung pemerintah di sana.

Kunjungan yang diperkirakan bakal dilangsungkan pada Oktober itu juga bertepatan dengan perhelatan Invictus Games di Sydney.

Perdana Menteri Australia, Malcolm Turnbull, berujar bahwa rakyat Negeri "Kanguru" bakal menerima pasangan tersebut dengan hangat.

"Kami yakin rakyat kami bakal menerima kehadiran Yang Mulia dengan antusiasme tinggi, dan perasan hangat selama berada di Australia," kata Turnbull.

Pernyataan yang sama juga disuarakan Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern. Dia berujar, Pangeran Harry begitu menikmati kunjungannya di 2015.

"Bagi Duchess of Sussex, ini adalah kali kedua dia mengunjungi negeri kami. Saya yakin masyarakat bisa menerima mereka," kata Ardern.

Lebih lanjut, Meghan dan Pangeran Harry dilaporkan bakal mengunjungi Fiji dan Kerajaan Tonga atas permintaan Kantor Persemakmuran Bidang Luar Negeri.

Baca juga: Pangeran Harry dan Meghan Kembalikan Kado Pernikahan Total Rp 129 Miliar



Sumber Sky
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X